Para Pemain Bali United Masih Mencari Chemistry


Nov 19, 2022

Bali United Basketball bisa diibaratkan seperti yang baru di liga. Sebab, perombakan besar-besaran terjadi di dalam tim, termasuk pelatih dan pemain. Masih banyak catatan kekurangan dalam tim ini, namun mereka masih punya waktu untuk memperbaiki diri. 

Bima Riski Ardiansyah merupakan salah satu pemain baru di Bali United. Dia pindah dari RANS PIK Basketball setelah kontraknya berakhir. Pemain senior tersebut bilang kalau semua hal terkait permainan Bali United masih perlu ditingkatkan lagi.

"Saya rasa masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Seperti offense, defense, sampai komunikasi antarpemain. Tak lama lagi season akan dimulai, jadi kami harus bekerja ekstra keras dalam latihan agar bisa lebih baik di liga nanti," kata Bima. 

Sementara itu, head coach Anthony Garbelotto juga mengatakan hal serupa. Namun coach Tony tidak ingin membebankan semuanya kepada pemain. Dia justru menganggap apa yang nantinya menjadi kekurangan tim, sudah menjadi tugasnya untuk memperbaikinya. 

"Saya rasa banyak yang perlu dilakukan sebelum musim dimulai. Kami sudah bagus, tapi untuk mendapatkan hasil lebih baik, maka kami harus bekerja keras, dalam latihan maupun pertandingan. Itu sudah tugas saya sebagai pelatih untuk meningkatkan performa tim ini," jelasnya. 

Bali United mendapatkan oleh-oleh yang tidak mengenakkan dari Solo. Beberapa pemain menderita cedera. Namun dalam dua bukan ke depan, recovery juga menjadi penekanan bagi tim Bali United. Tujuannya agar tim ini siap baik secara fisik, strategi, dan mental bertanding. (*)