Nuke Tri Saputra, Komoditi Panas di Bursa Transfer Musim Ini


Aug 04, 2021

Nuke Tri Saputra bukan nama baru di IBL. Tapi kalau dia terjun ke bursa transfer tahun ini, itu baru memanaskan pasar. Nuke punya daya tarik tersendiri bagi tim-tim IBL. Meski dirinya masih rentan cedera.

Sejak memutuskan pensiun, dan tidak lagi bersama Pacific Caesar Surabaya, Nuke tinggal di Jogjakarta bersama keluarganya. Kemudian, karena kedekatan dan kebetulan markas tim KAI Bima Perkasa ada di Jogja, maka Nuke bersedia kembali lagi ke liga profesional. Kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Nuke punya kecepatan dan lompatan yang tinggi sehingga dengan mudah bisa merangsek ke paint area lawan. 

Sebagai point guard andalan Bima Perkasa, Nuke mampu mencetak rata-rata 9,7 PPG, 2,7 RPG, dan 1,7 APG di IBL Pertamax 2020. Namun terkadang konsistensi penampilan Nuke terganggu oleh cedera engkel yang dialaminya. Sering kali, dia harus absen beberapa pertandingan untuk mendapatkan perawatan. 

Sekedar mengingat, kalau musim lalu sebenarnya Nuke tidak bermain sama sekali di regular season IBL Pertamax 2021. Ada kabar kalau Nuke sudah keluar dari manajemen Bima Perkasa. Tapi, karena namanya masih ada di roster, maka Nuke bisa tampil di babak Playoffs. Itu setelah Bima Perkasa kekurangan pemain, karena Azzaryan Pradhitya mengalami cedera. Meski Adit bisa bermain, setidaknya Nuke bisa menambah kekuatan tim.

Benar saja, Nuke mencetak 23 poin dengan field goals precentage 50% (9-18) di pertandingan pertama Playoffs. Nuke membawa Bima Perkasa menang 79-63 atas Louvre Dewa United Surabaya. Lalu di pertandingan kedua, Nuke mengalami cedera. Setelah musim berakhir, ternyata berakhir pula kontrak Nuke dengan Bima Perkasa.

Tapi masa depannya masih misterius. Saat ini Nuke terus berlatih mandiri, dan kabarnya juga sudah ditawari banyak klub namun belum bisa memutuskan masa depan masing-masing.

"Saya belum tahu, terus latihan mandiri dulu saja setelah pemulihan," kata Nuke.

Kalau memang kondisinya pulih 100%, maka Nuke bakal jadi rebutan tim-tim IBL. Mengingat kemampuannya sebagai point guard sudah tidak perlu diragukan lagi. (*)