Menanti Aksi Slam Dunk di IBL All Star


Mar 19, 2022

Setiap gelaran IBL All Star, slam dunk contest menjadi rangkaian yang paling dinanti. Aksi para pemain yang terbang dan memasukkan bola ke ring selalu memanjakan mata.

Seperti yang dilakukan LaQuavious Cotton pada IBL All Star 2020. Kala itu, Cotton berhasil melewati dua orang dan memasukkan bola ke keranjang.

“Saya cukup percaya diri untuk urusan slam dunk,” ujar Cotton.

Mengulang kembali memori ke Indonesia Basketball League (IBL) All Star 2017 yang dihelat di Britama Arena, Jakarta, merupakan momen di mana Tyreek Jewell unjuk gigi. Penggawa Satria Muda Pertamina Jakarta malam itu menjadi menjadi juara slam dunk contest.

Tyreek berhadapan dengan Laurentius Oei, Jarron Crump, dan Indra Muhammad. Di kontes slam dunk ini, setiap peserta mendapat dua kali kesempatan tampil.

Pada kesempatan perrtama, Tyreek melakukan one handed dunk yang mendapat 47 poin dari para juri. Sementara di kesempatan kedua, Tyreek melakukan baseline two handed dunk yang mendapat nilai sempurna 50 poin dari lima juri.

“Saya tidak pernah mempersiapkan diri untuk kontes dunk, semua berjalan begitu saja ketika tadi saya berada di lapangan," tutur Tyreek.

Selain memenangi kontes slam dunk, Tyreek juga terpilih sebagai MvP IBL All Stars 2017. Dalam wawancara saat itu, Tyreek tak menyesal datang ke Indonesia.

“Jika saya tidak bermain untuk Satria Muda di IBL mungkin saya tidak pernah bisa memenangi kontes dunk ataupun menjadi MVP dalam suatu ajang All Star. Jadi, saya sangat mensyukuri kedatangan saya ke Indonesia," ujar Tyreek.