Lakha Kurniawan Bakal Calon Wisudawan Daring


Aug 09, 2020

Jakarta - Sebuah acara sederhana digelar di mes Amartha Hangtuah di Jakarta pada Jum`at (7/8) malam. Sorak sorai dan tepuk tangan para penghuni mes menyemarakkan perayaan hari jadi Lucky Abdi dan manajer tim Leonardo Niki. Pada hari yang sama terbetik kabar, Lakha Kurniawan lulus sidang skripsi.

"Alhamdulillah, saya dapat nilai A," tutur pemuda asal Bengkulu ini.

Lakha merasa beruntung, menyelesaikan skripsi menjadi kewajiban yang tersisa di masa pandemi covid-19. Jika tak ada aral melintang, mahasiswa ekonomi jurusan manajemen ini akan menyandang gelar S1 pada September 2020. 

Masalah baru mengemuka setelah pihak kampus melempar wacana wisuda daring, lantaran wabah virus korona jenis baru ini tak kunjung mereda. Pemilik tinggi badan 188 cm ini berharap, puncak perjuangan kuliah sejak tahun 2015 berujung pada seremonial wisuda. "Saya sebenarnya condong pilih wisuda konvensional, tapi dengan protokol kesehatan pemerintah," katanya.

"Jumlah yang lulus sekitar 250 orang. Kalau di gedung besar, patuh protokol, dan social distancing, saya yakin (acara wisuda) bisa dilakukan," Lakha, menambahkan.

Namun, kehendak sang rookie belum tentu selaras dengan keputusan kampus. Terpaan wabah telah mengubah kegiatan belajar mengajar. Menurut Lakha, aktivitas perkuliahan berpindah ke ruang maya, sementara bimbingan skripsi menjadi salah satu kegiatan tatap muka yang masih dijalankan di kampus. 

"Kalau bimbingan itu saya hanya berhadapan dengan dosen. Kita bisa jaga jarak dan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh kampus," jelas atlet berusia 23 tahun ini.

Sevly Rondonuwu, rekan setim Lakha yang menempuh pendidikan tinggi di kampus yang sama, tengah menanti kabar penentuan jadwal sidang skripsi. Tentunya, seisi mes menaruh harapan besar, para atlet binaan Hangtuah ini sudah bergelar akademik pada tahun 2020.