Laga Indonesia dan Yordania Sengit di First Half


Jul 14, 2022

Timnas Indonesia melanjutkan perjuangannya di ajang FIBAa Asia Cup 2022 dengan menghadapi Yordania, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis sore (14/7). Pertandingan ini sangat menegangkan, karena Indonesia belum pernah menang dalam empat pertemuan terakhir. Diharapkan dengan peningkatan performa, timnas Indonesia bisa membalas kekalahan tersebut. 

Head coach Milos Pejic tetap menurunkan starting five andalan, yang selama ini jadi impian para fans basket Indonesia. Lima pemain inti tersebut adalah Derrick Michael Xzavierro, Brandon Van Dorn Jawato, Abraham Damar Grahita, Andakara Prastawa Dhyaksa, dan Marques Terrell Bolden. Sebaliknya di sisi Yordania, head coach Wesam Al-Sous menurunkan Amin Abu Hawwas, Dar Tucker, Freddy Ibrahim, Ahmad Al Dwairi, dan kapten tim Zaid Abbas. 

Tip-off dimenangkan oleh tim Yordania. Tetapi mereka juga kesulitan di awal laga. Barulah tip-in dari Zaid Abbas, menyambar free throw yang gagal dari Dar Tucker, bisa memecah kebuntuan Yordania. Indonesia bisa membalas setelah Derrick Michael dengan driving layup yang tidak bisa dihentikan pemain Yordania. Skor sama kuat 2-2 tercipta setelah laga berjalan satu setengah menit. 

Indonesia mendapatkan momentum dengan mencetak tiga kali three point berturut-turut. Satu three point dicetak oleh Marques Bolden, dan dua lagi disumbangkan oleh Derrick Michael. Derrick kali ini tampil lebih baik. Dia bisa membuat Indonesia unggul 13-7 di sisa tiga setengah menit dengan floater. Namun Indonesia masih belum aman dari kejaran Yordania hingga tersisa waktu di bawah dua menit. 

Lagi-lagi defense Indonesia diuji dengan drive-drive kuat dari para pemain Yordania. Dar Tucker dan Zaid Abbas, membawa Yordania menyusul 13-15 dengan layup. Satu free throw dari Amin Abu Hawwas menipiskan jarak menjadi 14-15. Lalu puncaknya, Dar Tucker membawa Yordania berbalik unggul 17-15 di sisa 52 detik melalui three point play. Defense Indonesia cukup rapuh di menit-menit terakhir kuarter pertama ini. 

Bolden punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan di sisa 34 detik. Sayangnya dia gagal mengeksekusi free throw yang diberikan. Sampai kuarter pertama ditutup, Yordania unggul 17-15 atas Indonesia. Derrick Michael mencetak 10 angka untuk Indonesia. Sedangkan dari Yordania, Dar Tucker mengemas 8 angka, yang menjadi torehan terbanyak sepanjang kuarter pertama. 

Derrick lagi-lagi membuat kejutan. Dia mengembalikan keunggulan Indonesia di awal kuarter kedua. Dia mencetak back-to-back three point. Sementara pull up jump shot dari Yudha Saputera membawa Indonesia unggul 23-20. Laga semakin memanas ketika three point play Ahmad Al Dwairi membuat kedudukan sama kuat (27-27). Dwairi memanfaatkan tinggi badannya untuk menembus pertahanan Indonesia di paint area. 

Ketika waktu tersisa empat menit, Indonesia mengalami kerugian setelah Prastawa melakukan tiga kali foul. Dia ditarik ke bench, dan digantikan oleh Yudha Saputera. Situasi ini sedikit merugikan Indonesia. Karena Yordania sempat mencetak poin dari kesalahan turnover yang dilakukan pemain Indonesia. Beruntung ada Marques Bolden yang mampu menjaga Indonesia tetap produktif. Skor sama kuat, 33-33, tercipta di sisa dua menit kuarter kedua. 

Serangan cepat Yordania melalui skema back-door tidak bisa dihentikan Indonesia. Sehingga saat babak pertama usai, Yordania masih memimpin dengan skor tipis 39-38. Dari tim Yordania, Dar Tucker mencetak 15 poin. Sedangkan dari tim Indonesia, Derrick Michael Xzavierro mencetak 17 poin. Namun pemain terbaik Indonesia hingga first half adalah Marques Bolden, dengan torehan 9 poin, 6 rebound, 2 steal, dan 2 blok. (*)