Kesempatan Emas Alan As’ada Gabung Tim Penantang Gelar Juara Liga.


Aug 27, 2021

Selain mengambil Andre Adrianno dari West Bandits Solo, Prawira Bandung juga mengakuisisi M. Alan As'adi. Salah satu pemain berpengalaman yang cukup berperan di bench beberapa tim IBL, mulai dari Bimasakti Malang, hingga Bima Perkasa Jogja. 

Menghadirkan Alan, jelas terlihat maksud dan tujuan Prawira. Mereka ingin agar lini kedua bisa seimbang dengan starting five. Alan musim ini bermain selama 16 pertandingan, dengan catatan rata-rata 4,7 PPG, 3,2 RPG, dan 1,3 APG. Dia tampil rata-rata selama 17,0 minute per game. 

Sementara Prawira berharap lini kedua mereka lebih kuat, sebaliknya Alan berharap bisa mendapatkan gelar juara kali ini. Karena Prawira musim lalu dianggap sebagai favorit juara. Tapi sayang tidak terwujud karena mereka kalah dari West Bandits di Playoffs IBL Pertamax 2021. 

"Semoga rejeki saya dapat juara di sini, bersama Prawira," kata Alan. "Saya tidak sabar ingin cepat-cepat memulai musim depan dengan tim baru saya."

Alan excited menyambut musim baru bukan hanya karena bergabung dengan kawan-kawan yang baru. Tapi dia bersemangat karena mendapatkan pelatih yang baru. Prawira akan dilatih oleh David Singleton, Coach of the Year IBL Pertamax 2021. Alan sudah berpengalaman dilatih oleh pelatih asing.

"Dulu pernah dilatih oleh pelatih asing, yakni Bill McCommon, di Bimasakti. Pastinya yang bagus dari pelatih asing adalah tingkat kedisiplinan dan profesionalitas. Kalau dari strategi bermain, pelatih lokal juga tidak kalah," ungkapnya. 

Menyoroti soal Coach Dave, Alan berpendapat bahwa dalam dua musim ini dia sudah menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih bagus. Dua tim yang dibesutnya tampil luar biasa di liga. Ini yang membuat Alan yakin Prawira bisa lebih baik musim depan.

"Pendapatku Coach Dave pelatih yg luar biasa, karena melihat dari tim yang sempat ditangani sebelumnya yaitu Pacific dan Bima Perkasa sangat berkembang permainannya dibawah beliau. Yang terakhir Bima Perkasa, Coach Dave bisa menyatukan pemain senior dan junior sehingga bisa kompak dan permainan juga enak kalau dilihat," pungkas Alan. (*)