Kemenangan Penting Louvre


Feb 01, 2020

Kemenangan atas Satya Wacana Salatiga menjadi momentum penting bagi Louvre. "Seri kedua kami gagal, untuk kembali bangkit kami harus bekerja keras," kata pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra. 

"Setelah menang pun berikutnya juga tetap berat, apalagi jika kalah," sambungnya.

"Tim kami belum konsisten. Masih banyak yang harus dibenahi," katanya lagi.

Soal konsistensi diamini oleh Daniel Wenas, penyumbang 21 angka bagi Louvre. "Konsistensi kami memang masih kurang," aku Daniel.

Daniel tak pernah berpikir berapa poin dan berapa tembakan yang ia lesakkan ke jaring lawan. "Saya hanya berpikir untuk kemenangan tim. Kalau momentum pas, saya menembak, jika tidak pas menurut saya, saya juga tak menembak," katanya.

"Teman teman termasuk pemain asing memberi support saya untuk jangan takut menembak," ujarnya.

Pelatih Satya Wacana, Efri Meldy mengeluhkan turn over terlalu banyak, 23 kali. "Ini turn over terbanyak kami musim ini," katanya.Dari 23 turn over, lawan bisa membuat 19 poin. 

Kehilangan Hal Shane Heyward memang menyulitkan Satya Wacana. "Tanpa Shane kami susah membendung Savon Goodman dan Michael Kolewale," kata Efri. 

"Kini kami harus bersiap melawan Bima Perkasa yang saat ini sama sama diperkuat cuma dua pemain asing," tuturnya.