Kaleidioskop IBL: Memulai dengan Berani di Masa Pandemi


Dec 31, 2021

Kegelisahan akan kapan Indonesia Basketball League (IBL) bakal dimulai lagi di masa pandemi meliputi seluruh pihak. Para pemain sudah tidak sabar kembali ke lapangan, para klub peserta berjuang agar bisa bertahan di masa sulit.

Kegelisahan itu akhirnya usai pada Maret 2021. IBL kembali bergulir di masa pandemi dengan format gelembung. Protokol kesehatan ketat menjadi hal yang paling dikedepankan.

IBL tak mau menggelar kompetisi dengan risiko. Keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas.

Bertempat di Robinson Resort, Cisarua, Jawa Barat, IBL 2021 resmi bergulir pada 10 Maret setelah setahun absen. Laga NSH Mountain Gold Timika kontra Indonesia Patriots menjadi pembuka.

Selama penyelenggaraan musim reguler, IBL berhasil menekan zero case Covid-19. Perjalanan kemudian berlanjut ke fase play off.

Masih dengan format gelembung, kali ini kompetisi berlangsung di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta. Ada enam tim yang lolos ke fase berikutnya dan memerebutkan gelar juara. Mereka adalah Dewa United Surabaya, Satria Muda Pertamina Jakarta, DNA Bima Perkasa Jogja, Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Prawira Bandung, dan West Bandits Solo.

Perjalanan kemudian menyisakan empat tim peserta yakni Dewa United Surabaya, Satria Muda Pertamina Jakarta, West Bandits Solo, dan Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Satria Muda Pertamina Jakarta dan Pelita Jaya Bakrie Jakarta kemudian berhasil melaju ke partai puncak.

Di partai puncak, drama tercipta. Satria Muda Pertamina Jakarta perlu melakoni tiga pertandingan sebelum memastikan gelar juara.

IBL 2021 ditutup dengan Satria Muda Pertamina Jakarta yang merebut gelar ke-11. IBL juga menjadi kompetisi pertama yang menyelesaikan seluruh pertandingan tanpa ada kasus positif Covid-19 di Indonesia.