Melihat penampilan Dewa United Banten sebelumnya, yang kalah dari Rajawali Medan, penggemar hanya bisa pasrah ketika tim kesayangannya menjamu Satria Muda Pertamina Bandung, pada Sabtu malam. Tapi tiba-tiba kepercayaan diri Dewa United muncul, saat Joshua Ibarra kembali masuk line-up. Ibarra membawa dampak nyata bagi tim Dewa United, sehingga mereka bisa unggul 49-47 di babak pertama.
Ibarra kembali bermain setelah absen tiga pertandingan. Di mana saat tidak diperkuat Ibarra, Dewa United menelan tiga kekalahan beruntun. Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, Ibarra membantu Dewa United mengimbangi Satria Muda yang tampil agresif. Namun yang paling terasa adalah di paint area.
"Sudah pasti bahwa kehadiran Joshua Ibara memberikan bantuan di sisi rebound dan paint area. Kami membutuhkan dia untuk menambah size, dan kami harus bangkit dari tiga kekalahan beruntun yang kami alami," ujar Agusti Julbe Bosch, dalam wawancara di jeda permainan.
Dewa United yang tidak ingin poin kandangnya dicuri, tampil lebih agresif. Ibarra mencetak 10 poin dan delapan rebound. Kemudian Donell Cooper II membukukan 12 poin, enam assist, dan tiga rebound. Sedangkan di kubu Satria Muda, Jalen Jones membukukan 21 poin dan tujuh rebound dalam dua kuarter awal.
Menariknya ada duel antara Rio Disi dan Agraham Damar Grahita yang mulai terlihat. Di babak pertama Rio mencetak 14 poin untuk Dewa United, dan Abraham menyumbang 10 poin untuk Satria Muda. Tampaknya persaingan kedua pemain tersebut akan berlanjut di second half.
Secara statistik, tidak ada perbedaan yang mencolok dari kedua tim. Baik Dewa United dan Satria Muda sama-sama mencetak 21 points in the paint di babak pertama. Soal akurasi tembakan juga hampir mirip. Dewa United memasukkan 18 tembakan dari 37 percobaan (48%). Sedangkan Satria Muda mencetak 18 tembakan dari 45 percobaan (40%). (*)
0 Comments