Isi Kekosongan IBL, Yerikho Tuasela Menanam Bibit Basket Baru


Jul 10, 2020

Penggawa Pacific Caesar Surabaya, Yerikho Tuasela, memiliki cara berbeda dalam mengisi kekosongan Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020. Jika pemain lain ada yang memulai usaha atau menekuni hobi, Yerikho justru menanam bibit basket muda Tanah Air.

Yerikho sadar harus mulai bergerak. Jika bukan dirinya sebagai putra asli Sidoarjo, belum tentu ada yang mau melakukan hal serupa.

Bersama rekannya, Yerikho membentuk akademi basket di Sidoarjo, Jawa Timur. Harapannya, ke depan ada pebasket handal yang muncul dari kota asal Yerikho itu.

“Ingin cari bibit unggul di masa yang akan datang. Kalau bukan dari saya yang memulai, lantas siapa lagi? ujar Yerikho.

“Selagi saya juga masih di IBL, bisa memberi contoh dan berharap jadi inspirasi bagi mereka,” sambungnya.

Akademi yang dibangun Yerikho tak mengadopsi konsep klub. Yerikho ingin setiap peserta menggali potensi masing-masing.

“Kalau klub hanya yang bagus saja yang bisa main dan fokus di satu posisi. Kalau kami konsepnya seperti sekolah, kami akan ajari semuanya bisa bisa lihat potensi serta membentuk karakter mereka,” ujar Yerikho.