IBl Rookie Combine: Pengembangan Pemain Muda Secara Virtual


Nov 24, 2020

Jakarta, 24 November 2020 - Antusiasme 40 pemain muda ikuti IBL Rookie Combine. Regenerasi selalu dibutuhkan dalam setiap kompetisi yang diharapkan nantinya memunculkan bintang-bintang baru. Sebagai bagian dari upaya memunculkan bibit dan talenta baru, IBL kembali menggelar IBL Rookie Combine pada 24-26 November secara virtual.   Jumlah peserta Rookie Combine kali ini kembali meningkat dari tahun-tahun sebelumnya (sebelumnya 32 pemain). Tahun ini sebaran asal kota pemain juga lebih banyak, talenta muda kali ini dari Jawa, Bali, Pangkal Pinang, Mimika, Solok, Serang. “40 pemain muda ini akan mengikuti program IBL Rookie Combine secara virtual dikarenakan dalam masa pandemi” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Kali ini dalam proses verifikasi dan nominasi pemain, IBL juga melibatkan seluruh pelatih klub-klub IBL untuk memastikan kualitas talenta pemain muda tersebut memenuhi kriteria, ujar Junas. 

Penyelenggaraan secara virtual pun dinilai cukup efektif. “Walau memang lebih efektif kalau melihat langsung di lapangan, tetapi dengan virtual cukup melihat talenta,” kata pelatih NSH, AF Rinaldo. Para pemain tersebut menunjukan keahlian mereka melalui video yang dibuat atas instruksi yang diberikan.    Inal, sapaannya, mempercayakan pemilihan rookie kepada asistennya, Antonius Joko Endratmo.   Mulai tanggal 24, para calon rookie IBL akan dibekali resep bagaimana bersikap sebagai seorang professional baik di dalam maupun di luar lapangan dari beberapa legenda dan mantain pemain nasional bola basket Indonesia, Muhammad Rifky. Juga ada Jerry Lolowang yang memiliki Certified FIBA Coach Educator dan Amin Prihantono peraih 7 cincin juara IBL yang akan berbagi kepada pemain muda bagaimana mempersiapkan tidak hanya fisik, namun juga mentalitas sebagai pemain yang akan menjalani hidup sebagai pebola basket professional.   Selain itu, para pemain juga akan dibekali pengetahuan tentang strength and conditioning dari Felix Bayu Martha serta pemahaman terhadap pentingnya statistik terhadap pengembangan kemampuan seorang pemain dari Bambang Asdianto Pribadi, yang juga Head Coach Timnas Putri Sea Games 2015.   “Pada program rookie ini, Klub IBL memperoleh hak pilih pemain bebas (Rookie)melalui putaran 1 dan 2 serta pemain yang direkomendasikan secara langsung seperti tahun sebelumnya melalui ajang IBL Draft pada tanggal 30 November mendatang” tambah Junas.