Ibl Pertamax 2021: Meski Tertekan, Louvre Tetap Mampu Unggul Tanpa Jamarr Johnson


Mar 26, 2021

Coach Andika Supriadi Saputra tampaknya sudah yakin untuk tidak menurunkan Jamarr. Sebab, pemain yang pernah juara IBL bersama CLS Knights Surabaya dan Satria Muda Pertamina Jakarta itu tetap duduk hingga turun minum. Meski tertekan, nyatanya Louvre tetap bisa memimpin 40-33 saat turun minum.

Pacific mencoba menaikkan tempo permainan di kuarter kedua. Mereka ingin mengikis defisit poin. Tapi saat mereka melakukan tekanan, lagi-lagi kurang akurat dalam penyelesaian akhir. Sampai babak kedua ditutup, hanya Yonatan dan Aga yang bisa mencetak poin dari barisan tim ini. Mereka masing-masing memasukkan 11 angka. 

Louvre tertekan di kuarter kedua. Tapi mereka tahu bahwa Pacific punya kelemahan di paint area. Sehingga fokus serangan Louvre bertumpu pada Kevin Moses. Dia mengobrak-abrik paint area Pacific dan mengoleksi 16 poin selama dua kuarter awal. 

Louvre tetap unggul ketika kuarter kedua berakhir. Tapi hanya single digit saja, tepatnya tujuh angka. Sebab, pada sembilan detik terakhir, Yonatan bisa membuat three poin play yang memangkas jarak jadi tujuh poin saja. Louvre unggul sementara 40-33. Louvre harus waspada, karena sejak kuarter pertama hingga kuarter kedua, jarak terjauh kedua tim hanya 14 poin. Berbeda dengan pertemuan pertama di seri satu. Louvre bisa mencetak keunggulan 20 poin.