Ibl Legends:Indra Budianto Padukan Pengalaman Sebagai Pemain dan Karyawan


Oct 10, 2021

Indra Budianto (jersey no 2 ) kini punya peran baru. Mantan pemain yang pernah bergabung dengan klub besar seperti Aspac dan Garuda Bandung ini akan menjadi manajer tim anggota baru IBL, Tangerang Hawks.

“Perasaan saya campur aduk. Ada plus dan minus. Senang sekali bisa kembali menjalankan pekerjaan di bidang yang benar-benar disukai, bola basket. Tetapi dibalik itu ada Amanah dan tanggung jawab sangat besar,” kata Indra.

Sebagai pemain basket, Indra menorehkan presrtasi cukup gemilang. Mengawali berlatih di klub Kumala Jaya Semarang, bersama klubnya dia berhasil menjadi juara Kelompok Umur 16 tahun di Yogyakarta pada tahun 1999. Tahun yang sama, Indra masuk ke Aspac Junior dan mampu menjadi juara Kejuaraan Wilayah KU -16 Jakarta Timur. DIa kemudian masuk dalam tim Jawa Tengah untuk PON 2000 di Surabaya. Jawa Tengah duduk pada posisi kelima saat itu.

Selepas PON, Indra melakoni kehidupan sebagai pebola basket professional bersama Aspac. Dia sudah masuk dalam roster Aspac ketika tim legendaris ini merebut gelar juara Kobatama, kompetisi level tertinggi saat itu pada tahun 2001, Aspac juga berhasil menduduki peringkat empat besar Kejuaraan Antarklub SEABA.  Tahun yang sama pula Indra meraih gelar juara Pekan Olahraga Pelajar Nasional bersama tim DKI Jakarta.

Gelar juara Kobatama kembali diraih bersama Aspac pada tahun 2002, setahun kemudian ketika kompetisi level tertinggi berganti nama Indra dan Aspac juga berhasil menjadi juara IBL 2003. 

Setahun kemudian,bersama Aspac Indra hanya mampu menjadi runner up IBL 2004, namun pada tahun yang sama dia sukses merebut medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) di Palembang bersama tim DKI Jakarta. Tahun 2005 gelar juara IBL kembali menjadi milik Aspac dan Indra. 

Tahun 2006, Indra hijrah ke Garuda Bandung. Tahun 2008 bersama Garuda dia meraih gelar runner up IBL dan sempat masuk dalam White Team IBL All Star di Balikpapan. Setahun kemudian, Garuda berhasil menjadi juara Turnamen IBL 2009. Bersama Garuda, Indra mewakili Indonesia dan menjadi runner up SEABA ketika kejuaraan tersebut digelar di Medan tahun 2009.

Tahun 2010, Indra bersama Garuda menjadi juara Turnamen Piala Gubernur DKI. Sayang setahun kemudian pada kompetisi NBL 2011, Garuda hanya berhasil duduk pada peringkat ketiga.

Musim kompetisi IBL 2012-2013, Indra bermain untuk Stadium dan berhasil lolos ke babak final four. 

Indra kemudian memutuskan pensiun sebagai pemain. Lulus sebagai Sarjana Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo, Indra mulai memikirkan pekerjaan di luar lapangan basket. 

Kuliah Indra cukup lancar, masuk pada tahun 2008 dan lulus pada tahun 2012 dengan Indeks Prestasi Kumulatif bagus, 3,52.  Indra kemudian bekerja pada sebuah bank. 

Basket tidak sepenuhnya dia tinggalkan. Indra membawa instansinya menjadi juara 3 On 3 Antarperusahaan. Dia juga menularkan ilmunya sebagai pelatih. Terakhir dia tercatat sebagai salah satu pelatih Warriors Basketball Academy. 

Enam tahun bekerja di bank, serta sempat tiga tahun menjadi karyawan sebuah perusahaan menjadi bekal tambahan buat Indra kini. “Pengalaman sembilan tahun sebagai sales officer, sekarang kembali ke lapangan. Diberi tantangan membangun sebuah tim baru. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk Tangerang Hawks,” ujarnya.

 

Credit Foto : NBL Indonesia