Tak terasa gelaran musim reguler IBL GoPay 2026 sudah melewati pekan kedua. Dan, hingga saat ini, ada beberapa tim yang tampil meyakinkan. Bahkan ada yang penampilannya cukup mengejutkan.
Dimulai dari klasemen sementara IBL GoPay 2026, di mana ada empat tim yang belum tersentuh kekalahan. Mereka adalah Satria Muda Pertamina Bandung (3-0), Rajawali Medan (3-0), Bogor Hornbills (3-0), dan Pelita Jaya Basketball Jakarta (2-0).
Dimulai dari Satria Muda, di mana mereka mengawali musim dengan tiga laga tandang, dan semuanya mereka menangkan. Satria Muda menjadi tim tersubur kedua, setelah Pelita Jaya, dengan mencetak 84.7 points per game dalam tiga laga tersebut. Satria Muda mengalahkan Tangerang Hawks Basketball (95-74), Satya Wacana Salatiga (80-61), dan RANS Simba Bogor (79-64). Satria Muda masih menyisakan satu laga tandang lagi, melawan Rajawali Medan, akhir pekan ini, sebelum bermain di Bandung.
Menyusul Satria Muda, ada Rajawali yang tampil mengejutkan. Dipimpin oleh Brandone Francis, Rajawali juga menang tiga laga beruntun di awal musim. Sama seperti Satria Muda, tiga kemenangan tersebut didapatkan di kandang lawan. Rajawali benar-benar berbeda, dan mengejutkan sejauh ini, di bawah kendali head coach Efri Meldi. Dia berhasil mengubah wajah tim terendah di liga musim lalu, menjadi salah satu kontestan paling ditakuti tahun ini. Mengawali musim ini, Rajawali menang melawan Kesatria Bengawan Solo (81-78), Satya Wacana Salatiga (76-60), dan Pacific Caesar Surabaya (93-75).
Tim ketiga yang belum tersentuh kekalahan adalah Bogor Hornbills. Tim kebanggaan Kabupaten Bogor tersebut memenangkan laga melawan Hangtuah Jakarta melalui overtime dengan skor 84-83. Kemudian mengalahkan Tangerang Hawks Basketball (69-67), dan Kesatria Bengawan Solo (82-66), di kandang sendiri. Sehingga rekor Hornbills sekarang adalah 2-0 untuk home, dan 1-0 untuk away. Hornbills menjaga asa mereka untuk bisa kembali ke Playoffs.
Terakhir ada Pelita Jaya, di mana mereka memenangkan dua laga tandang di awal musim. Pelita Jaya menang 98-82 atas Dewa United, di Banten. Lalu menang telak 93-53 atas Pacific Caesar, di Surabaya. Melihat hasil akhir ini, maka sudah bisa dipastikan bahwa Pelita Jaya memiliki rata-rata poin tertinggi di liga dengan 97.0 points per game, setidaknya hingga pekan kedua. Bukan hanya itu saja, tim asuhan David Singleton tersebut juga memimpin average rebound sejauh ini dengan 48.0 rebounds per game.
Jika ada tim terbaik, maka ada pula tim terburuk, setidaknya hingga pekan kedua. Mereka adalah Satya Wacana Salatiga, yang belum pernah menang dalam empat pertandingan (0-4). Kemudian ada Kesatria Bengawan Solo dan Pacific Caesar Surabaya yang sama-sama menelan tiga kekalahan di awal musim (0-3). Tentu saja mereka masih bisa memperbaiki penampilan di pekan-pekan berikutnya. (*)
0 Comments