Dewa United Gelar Coaching Clinic dengan Prokes Ketat


Oct 04, 2021

Dewa United Academy menggelar coaching clinic bagi para peserta kelompok usia 7 sampai 18 tahun, Minggu (3/10). Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ketat itu ramai mendapatkan antusiasme peserta.

Rombongan peserta yang mayoritas pelajar SD hingga SMA sudah datang sejak pagi ke Taufik Hidayat Arena, Ciracas, Jakarta Timur. Selain digelar secara gratis, membeludaknya peserta karena coaching clinic ini digelar dengan prokes yang ketat.

Panitia mewajibkan para peserta coaching clinic melakukan tes swab antigen di awal kedatangan. Penerapan prokes ketat tersebut pun mendapatkan respons positif orang tua peserta.

"Saya mengizinkan anak saya mengikuti coaching clinic ini karena kasihan juga anak-anak suntuk sudah terlalu lama di rumah," kata Agieth Tarigan, orang tua dari Timothy Rieuwpassa, salah satu peserta coaching clinic.

"Saya tidak kuatir dia ikut coaching clinic asalkan protokol kesehatannya dikakukan ketat. Seperti tadi di awal ada swab antigen dan harus diwajibkan," lanjutnya.

Selain itu, yang menjadi magnet dalam coaching clinic ini tak lain adalah kehadiran dua pebasket Dewa United Surabaya, Jamarr Johnson dan Kristian Liem.

Mereka memberikan pelatihan langsung kepada para peserta yang banyak mengidolakan kedua pebasket tersebuut. Jamarr mengakui senang bisa berbagi ilmu dan skill kepada para pebasket muda.

"Saya merasa ini waktunya yang tepat untuk lebih dekat dengan mereka. Mereka juga memiliki keistimewaan, bisa dilihat dari gaya mereka bermain, di sini banyak anak-anak yang mempunyai potensi," ucap Jamarr.

Coaching clinic ini pun merupakan upaya perkenalan Dewa United Academy. Nantinya, akedemi basket ini pun akan melebarkan sayap ke sejumlah daerah di Indonesia.

Sehingga diharapkan Dewa United Academy bisa mencetak pebasket muda terbaik ke depannya. Sesuai dengan visi dan misi yang diusung akademi yang berada di bawah naungan klub Dewa United Surabaya.

"Visi dan misi kita tak hanya ingin mencetak pemain yang memiliki skill saja. Tapi kita juga memberikan pembekalan kepada para pemain muda ini agar punya mental dan attitude yang baik," kata General Manager Dewa United Academy Wijaya Saputra.