Bayu Radityo: Basket Profesional dan Streetball Sama Bersinar


Jul 25, 2020

Bayu Radityo adalah salah satu idola basket era akhir 1990-an. Dia menjadi salah satu tulang punggung Satria Muda meraih gelar juara level nasional tertinggi pertama, Kobatama 1999.

Lepas dari Satria Muda, pemain yang selalu tampil modis di lapangan dan kerap terpilih masuk tim All Star ini kemudian memperkuat Garuda Panasia dan Kalila. 

Setelah memperkuat Kalila di tahun 2003, Bayu mundur dari kompetisi profesional.  "Saya ingin membesarkan bolabasket Streetball," katanya saat itu.

Nama Bayu memang juga bersinar di kancah Streetball. Kepiawaiannya membuatnya mendapatkan alias atau julukan Lunatic. Nama alias adalah sesuatu yang lazim disematkan pada pebasket Streetball.

Tahun 2009, Bayu kembali bermain di level profesional dan memperkuat Pelita Jaya. "Saya ingin kembali merasakan ketatnya persaingan kompetisi," katanya menjawab pertanyaan media saat itu tentang come back ke liga profesional. 

Kini, tak lagi berkarier di bola basket, Bayu tetap mencoba memberi kontribusi pada perkembangan bola basket Indonesia dengan meluncurkan kanal Pakar Basket bersama dua rekan  semasa SMA, Athmadi Mahendra dan Andi Batam.

"Kami merasa bola basket Indonesia harus lebih "bernyawa". Kami mencoba menjadi bensin untuk mengobarkan "api" bagi bola basket Indonesia," tegasnya. 

"Konten kami ada yang "manis", namun ada juga yang "pedas". Selamat menikmati menu dari Pakar Basket," pungkasnya