Tim PON Babel Bidik Emas di Papua


Aug 27, 2021

Satya Wacana Saints Salatiga boleh dibilang sebagai klub IBL penyumbang pebasket terbanyak bagi daerah-daerah peserta PON Papua 2020 yang akan digelar Oktober nanti.

"Enam pemain Satya Wacana Saints bermain di tim Babel plus Bryan Adha bermain untuk tim Jateng dan David Nuban turun di 3X3 bersama tim Papua," kata pelatih Efri Meldy. Bahkan Meldy juga akan menjadi arsitek tim PON Babel.

"Kami membidik medali emas," tegasnya. Berintikan Antoni Erga, Aldy Valentino, Alexander Franklyn, Febrianus Khiandio dan Rian Sanjaya serta sejumlah pemain lain yang juga mahasiswa UKSW, Meldy cukup yakin pasukannya bisa berprestasi di Papua. 

"Kami memang kalah size dibanding daerah lain, tapi kami yakin dengan kekuatan tim ini," ujarnya. 

Meldy mengakui persaingan perebutan medali emas PON Papua sangat merata. "Dibanding PON-PON sebelumnya, kekuatan daerah-daerah kini makin berimbang. Semua memiliki peluang," ujarnya. Ketatnya persaingan sudah terlihat sejak babak kualifikasi PON lalu.

Pemain pemain yang berlaga pada cabang bola basket Pekan Olahraga Nasional memang dibatasi untuk usia 22 tahun ke bawah, tetapi karena pelaksanaan PON Papua mundur setahun akibat pandemi Covid-19, maka batas usia pemain kali ini adalah 23 tahun.