News Event

Tanpa Pemain Asing, Kesatria Masih Bisa Unggul Dari Rajawali

11 January 2026
|

Ini benar-benar di luar dugaan, karena Kesatria Bengawan Solo yang kekurangan pemain, justru bisa unggul 49-40 di babak pertama. Tim tamu Rajawali Medan yang turun dengan kekuatan penuh, malah tertinggal. Konsistensi menjadi masalah Rajawali di first half. 

Seperti yang sudah diberitakan bahwa Kesatria masih belum bisa menurunkan pemain asingnya karena masalah administrasi. Untuk kedua kalinya, mereka tampil dengan skuad lokal. Starting five yang diturunkan pada laga kali ini adalah Nuke Tri Saputra, Abraham Renoldi Wenas, Aven Ryan Pratama, Argus Sanyudy, dan Avan Seputra. 

Di sisi Rajawali, pemain inti yang bermain sejak awal laga adalah Brandone Francis, Ater Majok, Antonio Hester, Yeremia, dan Gede Elgi Wimbardi. Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi head coach Rajawali Efri Meldi. Sebab untuk pertama kalinya dia kembali ke Sritex Arena, setelah pindah ke Medan. Efri Meldi menangani Kesatria selama dua musim terakhir (2024 dan 2025). 

Karena keunggulan skuad, Rajawali bisa memimpin pertandingan di awal. Mereka dengan cepat meninggalkan Kesatria dengan keunggulan 11-4 setelah mencetak dua angka dengan layup. Tapi justru Kesatria menemukan celah yang bisa mereka gunakan untuk menyusul, yaitu lewat tembakan jarak jauh. Pada sisa waktu dua menit, Kesatria memasukkan tiga kali tembakan three point berturut-turut untuk menyamakan kedudukan (24-24). Kemudian three point play Abraham Wenas membuat tuan rumah memimpin 27-24 saat kuarter pertama ditutup. 

Setelah awal yang kuat, Rajawali justru terpuruk di kuarter kedua. Lagi-lagi konsistensi menjadi masalah bagi Brandone Francis dan rekan-rekan. Mereka hanya memasukkan lima tembakan dari 15 percobaan di kuarter kedua. Empat turnovers di kuarter tersebut memberikan dampak buruk bagi strategi Rajawali. Hasilnya Kesatria tetap unggul dengan skor 49-40 saat turun minum. 

Kapten tim Kesatria Abraham Renoldi Wenas menunjukkan tanggung jawabnya untuk membawa tim tetap kompetitif. Sepanjang babak pertama, Abraham mencetak 17 poin, tiga assist, dan dua steal dengan akurasi tembakan 60%. Semua poinnya dicetak di dalam garis busur. Ini menunjukkan bahwa Abraham tidak takut meski ada banyak big man yang menjaga area bawah ring Rajawali. 

"Kesatria bermain nothing to lose. Kami tidak bisa memanfaatkan di paint area. Masih ada dua kuarter kami akan lebih banyak main di inside," ungkap Efri Meldi, pelatih Rajawali saat jeda pertandingan. (*)

Baca Juga: Rajawali Kehilangan Lima Punggawa di Offseasons

0 Comments