Stefan Carsera, Bagian Penting dari Louvre Dewa United Musim Ini


Feb 12, 2021

Kehilangan Daniel Timothy Wenas, Dimaz Muharri, dan Galank Gunawan bukan perkara sepele bagi Louvre Dewa United Surabaya. Ibaratnya, mereka sudah kehilangan penyerang terbaik, pengatur serangan terbaik, dan pemain bertahan terbaiknya. Tidak mudah untuk menambal lubang tersebut. Namun Andika Supriasi Saputra sebagai pelatih memilih mendatangkan Stefan Carsera untuk membantu pertahanan.

Fafa (panggilan akrab Stefan Carsera) memang tidak akrab di telinga IBL Fans. Maklum saja, dia merupakan angkatan Andakara Prastawa Dhaksa, saat sama-sama menjadi rookie di Aspac musim 2012-13. Permainannya memang tidak istimewa saat itu, sehingga tenggelam oleh sinar kebintangan Prastawa. 

Fafa hanya bertahan satu musim bersama Aspac, lalu pindah ke Stadium untuk musim selanjutnya. Catatan statistiknya di musim 2012-13 yaitu 3,0 PPG dan 2,6 RPG dalam 13 pertandingan. Kemudian di Stadium musim 2013-14, ia mengoleksi 2,2 PPG dan 1,0 RPG  dalam 11 pertandingan. Karena merasa kurang bersinar, maka Fafa memutuskan berhenti dari basket profesional dan menggeluti dunia basket amatir di Jakarta. 

Sampai akhirnya Fafa tiba-tiba muncul di IBL GO-JEK Tournament di Sritex Arena, Solo tahun 2018, bersama Hangtuah. Dari empat pertadingan pramusim IBL tersebut, dia mencetak rataan 9,7 PPG, 6,5 RPG dan 1,2 APG. Itulah awal mula kerjasama yang baik antara Andika dan Fafa. Karena saat itu Andika masih berstatus pelatih Hangtuah. Dari situ bisa diketahu bahwa alasan Fafa kembali ke profesional, dan mau bergabung dengan Louvre adalah Andika.

Mungkin IBL Fans juga bertanya-tanya, tentang peran Fafa di tim Louvre untuk IBL 2021. Tentu saja, untuk memperkuat pertahanan. Louvre di musim lalu mengandalkan duet Galank Gunawan dan Savon Goodman di frontcourt. Namun keduanya sudah hilang. Praktis hanya ada Lutfianes Gunawan yang bisa mengisi posisi center. Keberadaan Fafa akan dimaksimalkan untuk mengisi posisi power forward. Selain membantu Lutfie, Fafa juga rajin mencetak poin. Seperti yang terlihat pada laga pramusim IBL 2018. Oleh karenanya kehadiran Fafa di Louvre saat ini sangat penting. (*)