Siliwangi Sang Pembunuh Raksasa


Jan 25, 2019

Bogor Siliwangi membuktikan diri sebagai pembunuh raksasa setelah menundukkan juara bertahan Satria Muda Pertamina 78-75 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 Di C'Tra Arena Bandung, Jumat (25/1).

Siliwangi langsung mengejutkan di awal laga, unggul 5-1 sebelum tembakan tiga angka big man Satria Muda Dior Lowhorn memperkecil ketinggalan 5-4. Lowhorn pula yang membalikkan keunggulan 8-7 untuk Satria Muda, di kuarter pertama Lowhorn mencatat 13 angka. Siliwangi tak mau menyerah dan mengimbangi angka Satria Muda, 19-19 menutup kuarter pertama.

Kuarter kedua Siliwangi unggul dan menutup babak pertama dengan keunggulan sepuluh angka 41-31.

Memasuki kuarter ketiga, Jamarr Andre Johnson mendominasi dan mencetak 14 angka di kuarter ini. Siliwangi kemudian mampu meredam dan mempertahankan keunggulan 60-50.

Memasuki kuarter terakhir Satria Muda tancap gas dan mengejar ketinggalan angka. Dunk Jamarr membuat mereka unggul 69-67. Tapi kemudian tembakan tiga angka Michael Vigilante Jr membuat Siliwangi kembali memimpin 73-71, three points play Martavious Irving menjadikan Siliwangi menjauh 76-71. Rizal Falconi mendekatkan marjin, 76-73, namun Irving kembali membuat poin 78-73. Lowhorn melesakkan dua angka dari 78-75.

14 detik tersisa, lemparan kedalam Siliwangi yang dilakukan Kelly Purwanto berhasil direbut lawan. Di detik akhir Fadlan Minallah berhasil memblok tembakan tiga angka guard Satria Muda, Hardianus Lakudu, Siliwangi pun sukses besar mengalahkan juara bertahan.

"Game plan berjalan mulus. Anak anak pun hanya membuat tujuh turn over. Namun di akhir kuarter ketiga dan awal kuarter empat, Satria Muda melakukan press saat stamina anak anak menurun," kata pelatih Siliwangi, Paul Mario Watulingas.

Diakui susah menghentikan Lowhorn dan Jamarr. " Saya sudah minta anak-anak menjaga mereka tapi memang susah. Kami hanya berusaha menghentikan momentum lawan saat bangkit dan ternyata berhasil," ujar Mario.

Jamarr mencetak 29 angka dan 11 rebound, sementara Lowhorn membuat 28 poin dan sembilan rebound.

Di kubu Siliwangi, Martavious Irving mencetak 22 angka dan tujuh assist. Vigilance Jr menyumbang18 angka dan 16 rebound. Daniel Wenas menambah 14 poin sementara Kelly Purwanto dan Teddy Apriyana Romadhonsyah masing masing menyumbang 10 angka.

"Kami bermain sebagai tim dan membuktikan siapa pun bisa dikalahkan. Jika terus konsisten kami pun layak mendapatkan tempat di babak final four," kata Irving.

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh jelas kecewa. "Ternyata kami tidak sebagus yang diinginkan. Satria Muda sekarang tom under dog karena sudah lima kali kalah," katanya.

"Bersyukur kita diberi pengetahuan bahwa masih banyak kekurangan. Tim kami ternyata kurang jago dalam ofense dan defense. Pekerjaan rumah bagi kami untuk menemukan cara menjadi lebih baik," katanya.

"Semoga kekalahan ini bisa menjadi pelajaran. Kami ingin menang di setiap pertandingan," kata Hardianus.