Seri Kediri Jadi Ajang Balas Dendam dan Tancapkan Keunggulan


Feb 25, 2020

Indonesian Basketball League (IBL) 2020 memasuki seri kelima. Ini sudah masuk paruh musim kedua untuk reguler season. Seri kelima akan berlangsung di GOR Jayabaya, Kediri, pada 28 Februari - 1 Maret 2020. Selain jadi gelaran pertama di Kediri, seri ini akan jadi ajang balas dendam bagi tim peserta, sekaligus bisa digunakan beberapa tim untuk menancapkan keunggulan head-to-head.

Rasa-rasanya IBL Fans di Kota Tahu sudah tak sabar menyaksikan aksi-aksi menarik dari bintang-bintang IBL. Selain gelaran pertama liga profesional digelar di sana, penggemar basket Kediri juga bakal disuguhi pertarungan sengit 10 tim peserta IBL 2020. Terutama, mereka kini akan bertemu untuk kedua kalinya. Sehingga kemenangan menjadi penting untuk menancapkan keunggulan head-to-head.

Seperti di hari pertama, 28 Februari nanti. Dibuka dengan pertemuan antara Amartha Hangtuah melawan Satya Wacana Salatiga. Di leg pertama, Hangtuah menang 115-109 lewat babak overtime. Kita tahu bahwa ini merupakan satu-satunya kemenangan Hangtuah hingga paruh musim pertama. Sebab kini Hangtuah masih bertahan di dasar klasemen dengan rekor menang-kalah 1-7.

Sementara, tiga laga sisanya, berbau balas dendam. Tiga pertandingan tersebut adalah Louvre Surabaya melawan NSH Jakarta, Pacific Caesar Surabaya kontra Pelita Jaya Bakrie, dan terakhir ada Prawira Bandung bertemu Bima Perkasa Yogyakarta.

Louvre tampaknya ingin membalas kekalahan atas NSH, 54-64, 6 Februari lalu. Tetapi kalau kita melihat kembali pertemuan pertama lalu, NSH begitu mendominasi permainan. Bisa saja, misi balas dendam Louvre digagalkan oleh NSH. Sebaliknya, NSH bisa menancapkan keunggulan head-to-head dari Louvre.

Selanjutnya Pacific akan berhadapan dengan Pelita Jaya. Jelas kali ini Pelita Jaya tidak akan lengah. Mereka harus bisa memenangkan pertarungan di paint area. Sebab, kekalahan 61-74 atas Pacific di Bandung, menjadi bukti bahwa saat itu paint area Pelita Jaya lemah. Kedatangan Anton Waters menjadi penolong Pacific kala itu. Tetapi bagi Pelita Jaya, mau tidak mau, mereka harus menang kali ini.

Di laga terakhir, ada pertemuan antara Prawira lawan Bima Perkasa. Dua tim yang masih setia di papan bawah klasemen sementara. Di pertemuan pertama, Bima Perkasa menang 81-78. Tetapi perlu diingat bahwa Prawira kini mengganti pemain asing. Dua amunisi baru itu siap diturunkan di Kediri. Sehingga, Prawira punya kesempatan untuk balas dendam. (*)