Sejarah Basket Indonesia, Raih Medali Emas SEA Games Setelah Tundukkan Filipina


May 22, 2022

Timnas Basket Putra Indonesia berhasil mencetak sejarah. Indonesia berhasil menyabet medali emas SEA Games Hanoi, Vietnam, setelah menundukkan Filipina di laga terakhir dengan skor, 85-81, Minggu sore (22/5). Indonesia belum pernah sampai di titik ini. Prestasi tertinggi Indonesia sebelumnya hanya medali perak. Kali ini Indonesia benar-benar membuktikan bahwa mereka berhasil menjadi raja basket Asia Tenggara. 

Untuk game terakhir ini, head coach Milos Pejic menurunkan starting line-up berisi Juan Laurent Kokodiputra, Brandon Jawato, Abraham Damar Grahita, Andakara Prastawa Dhyaksa, dan Vincent Rivaldi Kosasih. Mereka berhasil membawa Indonesia unggul 18-14 di kuarter pertama. Setelah Jawato membuka poin untuk Indonesia, selanjutnya poin mengalir lancar. Indonesia sempat unggul 7 poin (16-9) setelah dua kali three poin masuk ke ring Filipina. Derrick Michael dan Prastawa yang berhasil memasukkan tembakan tersebut. Filipina berhasil menurunkan margin hingga 4 angka (14-18) di sisa 25 detik kuarter pertama. 

Hanya butuh waktu dua menit bagi Filipina di kuarter kedua untuk membalikkan keadaan. Filipina running 5-0 untuk mencetak keunggulan 19-18 atas Indonesia. Tapi semakin menarik karena kedua tim saling bergantian memimpin jalannya laga. Indonesia sempat mendapatkan momentum di pertengahan kuarter kedua. Yudha Saputera dengan jeli melepaskan dua assist yang bagus untuk mencetak dua kali three point. Eksekutornya adalah Agassi Yeshe Goantara dan Derrick Michael. Indonesia unggul 29-23. Tapi performa Jeth dengan lay-up dan three point di bawah dua menit, membawa Filipina menyamakan kedudukan (32-32).

Indonesia bisa mempertahankan keunggulan saat turun minum dengan skor 36-32. Sampai di babak pertama ini, Derrick Michael dan Abraham Damar sama-sama mencetak 10 poin untuk Indonesia. Agassi tampil efektif dengan mencetak 6 poin dari 2 kali three point. Dari Filipina, Jeth mencetak 10 angka, dan Ravena menambahkan 8 angka. Indonesia kurang bagus di paint area karena hanya mencetak 2 angka saja. Tapi Indonesia berhasil memasukkan 6 three point dari 16 percobaan. 

Performa Indonesia kembali turun di awal kuarter ketiga. Indonesia sulit mengembangkan permainan ketika Marques Bolden mendapatkan pengawalan ketat dari pemain Filipina. Bolden sendiri sempat ditarik keluar oleh head coach Milos Pejic karena melakukan empat kali personal foul atau foul trouble. Filipina sempat unggul 60-54 di sisa satu setengah menit terakhir. Namun di penghujung kuarter ketiga, Indonesia berhasil membalikkan kedudukan. Kali ini melalui dua kali three point, yang masing-masing dicetak oleh Juan Laurent dan Brandon Jawato. 

Kuarter keempat semakin menegangkan. Indonesia berusaha keras untuk mempertahankan keunggulan yang mereka dapatkan. Layup dari Bolden saat dua menit berjalan, membawa Indonesia memimpin 5 angka (69-64). Bolden juga yang membuat Indonesia memimpin 78-70 di tiga setengah menit terakhir, setelah mendapatkan momentum dari three point Abraham. Ketegangan terus terjadi hingga satu menit terakhir. Indonesia masih memimpin 3 angka (79-76). Indonesia mengambil time-out di sisa 56 detik untuk mengatur strategi. 

Di sisa waktu 44 detik, Indonesia mencetak keunggulan 81-76, setelah Marques Bolden memasukkan tembakan dua angka. Filipina setelah time-out mencetak three point. Filipina mendekat 79-81. Dan, saat akan membalas, Prastawa terburu-buru sehingga melakukan turnover. Indonesia mengunci kemenangan setelah Abraham memasukkan free throw di sisa 8 detik. Indonesia memimpin 83-79. Indonesia akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan 85-81. 

Marques Bolden mencetak 18 angka untuk Indonesia, lengkap dengan 10 rebound. Abraham Damar Grahita mencetak 17 poin. Disusul Derrick Michael dengan sumbangan 14 angka, serta Brandon Jawato dan Agassi Yeshe Goantara yang masing-masing mencetak 11 angka. Dari Filipina Matthew mencetak 23 poin, Junemar Fajardo menambahkan 20 poin. 

Menurut catatan sejarah, Filipina sudah memenangkan 18 medali emas SEA Games. Sedangkan Indonesia hanya mendapatkan 4 medali perak dan 3 medali perunggu. Tapi hari ini, rekor Filipina berhasil diputus oleh permainan luar biasa Abraham Damar Grahita. Sehingga Indonesia, masuk menjadi negara ketiga peraih medali emas basket SEA Games, di samping Filipina dan Malaysia. Selamat Timnas Basket Putra Indonesia. (*)