News Event

Satria Muda Tersingkir dari Semifinal Kedua Kalinya di IBL

16 July 2023
|

Satria Muda Pertamina Jakarta kalah 84-87 dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta, di Game 2 Semifinal IBL 2023, Sabtu (15/7). Hasil ini membuat Satria Muda tersingkir dari playoffs, dan merupakan pengalaman keduanya sepanjang perjalanan IBL sejak 2016. Tentunya ini menjadi pengalaman berharga bagi tim tersebut. 

Satria Muda terakhir kalah di semifinal pada tahun 2016. Kala itu playoffs juga sudah memakai sistem best-of-three. Satria Muda kalah dua pertandingan beruntun dari CLS Knights Surabaya. Pada pertemuan pertama, Satria Muda menyerah 48-63 (21 Mei 2016), dan mereka tidak bisa membalas di laga kedua, sehingga kalah dengan skor 70-76 (22 Mei 2016). Tim CLS Knights yang mengalahkan Satria Muda berakhir menjadi juara liga kala itu. 

Pengalaman musim ini bisa jadi sama seperti tahun 2016. Karena Satria Muda yang kalah 67-80 atas Pelita Jaya di pertemuan pertama (13 Juli 2023), dan menyerah 84-87 di laga kedua (15 Juli 2023). Sehingga kegagalan Satria Muda masuk final musim ini, mengulang kisah mereka di tahun 2016. Saat itu, pelatih Satria Muda adalah Cokorda Raka Satrya Wibawa, dan Youbel Sondakh menjabat sebagai asisten pelatih.

"Bersyukur kami dikasih kesempatan untuk mendapatkan pengalaman berharga. Sudah lama kami tidak kalah di semifinal. Bersyukur kami bisa fight sampai ujung, tetapi tidak bisa menutup dengan sempurna," kata Youbel Sondakh, usai tersingkir dari playoffs 2023. 

Menanggapi kekalahan tersebut, Arki juga mengingatkan bahwa setiap bagian di tim Satria Muda harus belajar dengan apa yang mereka capai di liga musim ini. Ketika tidak ada perubahan yang terjadi, maka kekalahan seperti ini akan terjadi lagi. "Semua bagian dari tim harus improved. Kalau memang kami sudah melakukannya, maka kami tidak akan kalah hari ini. Berarti kekalahan hari ini memberikan pelajaran bahwa semua bagian dari tim harus berbenah. Bukan hanya pemain, tetapi semuanya dari tim ini," kata Arki. 

Sementara itu, Youbel Sondakh berpendapat bahwa persaingan musim ini semakin menarik. Pemain-pemain asing yang datang ke liga juga bagus-bagus, sehingga membuat tim semakin kompetitif. Sistem pertandingan yang dipakai juga menarik, terutama di babak delapan besar. Jadi Youbel senantiasa menantikan inovasi-inovasi baru dari liga untuk musim depan. Sembari mereka berbenah, dan berharap bisa bangkit dari kekalahan tahun ini. (*)

Baca Juga: Satria Muda Lolos ke Semifinal, West Bandits Tersingkir

0 Comments