Satria Muda Gugur, Prawira Bertemu Bima Perkasa di Final


Sep 11, 2022

Di luar dugaan, Satria Muda yang tampil sempurna harus terhenti di babak perempat final. Mereka kalah 16-20 atas Prawira Bandung di babak semifinal IBL Gojek 3x3 Indonesia Tour 2022 Seri 2 di Sleman City Hall, Yogyakarta, Minggu (11/9) malam. Sementara itu, Bima Perkasa kembali ke final setelah menang 21-16 atas Tangerang Hawks. 

SM awalnya tidak mampu menghalau akurasi tembakan jarak jauh para pemain Prawira. Di sisa waktu tiga menit, SM tertinggal 15-9 atas Prawira. Mereka mencoba memberi perlawanan dengan menyerang paint area. Satu free throw dari Antoni Erga membuat SM mengejar 11-15. Memasuki dua menit terakhir, Prawira semakin di atas angin dengan keunggulan 17-12. 

SM masih belum menyerah. Karena mereka masih bisa mendekat dengan skor 15-17. Argus Sanyudy memasukkan satu angka dengan under basket setelah menerima assist dari Antoni Erga. Sementara Erga sendiri berhasil menambahkan dua angka dengan tembakan dari luar busur. Namun mereka harus menyerah setelah waktu berakhir, dan Prawira unggul 20-16. SM gugur di babak semifinal. Sementara Prawira melaju ke babak final. 

Di pertandingan semifinal kedua, Bima Perkasa mendapatkan perlawanan ketat dari Hawks. Sampai di tiga menit terakhir, Bima Perkasa belum bisa lepas dari kerjaran Hawks. Malah mereka semakin terdesak setelah pemain Hawks memasukkan tembakan dua angka untuk mengubah skor menjadi 13-15. Meski tampak rajin mencetak angka, tapi Hawks melakukan banyak pelanggaran yang merugikan di menit-menit terakhir. 

Saat waktu tersisa satu menit, terjadi saling balas mencetak tembakan dua angka. Hawks mencetak 16 angka, sebaliknya Bima Perkasa sudah unggul dengan catatan 20 angka. Artinya, Bima Perkasa butuh satu poin untuk mengakhiri perlawanan Hawks. Akhirnya layup dengan tangan kiri dari Ikram Fadhil membuat laga berakhir dengan kemenangan Bima Perkasa (21-16). 

Dengan hasil ini maka Bima Perkasa sebagai finalis seri pertama, bisa mempertahankan prestasinya. Mereka berpeluang menjadi juara. Tapi tunggu dulu, masih ada Prawira Bandung yang harus mereka kalahkan. Prawira juga bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Sehingga laga final nanti dipastikan bakal berlangsung ketat. (*)