Rendha Rais Obati Kerinduan Penggemar IBL Lewat Foto


Mar 06, 2021

Pandemi Covid-19 membuat jarak antara penggemar dengan idola yang dikagumi. Musisi tak lagi bisa berinteraksi dengan fans lewat konser yang biasa dilakoni.

Situasi yang sama juga terjadi di Indonesia Basketball League (IBL). Pandemi Covid-19 membuat kompetisi terhenti.

Setelah setahun berhenti, IBL baru bisa kembali menyapa penggemar. Namun, tentunya fans basket Indonesia belum bisa berjumpa secara langsung dengan idola mereka di lapangan.

IBL 2021 bakal berlangsung dengan format gelembung di Robinson Resort, Cisarua, Jawa Barat pada 10 Maret. Artinya penonton tak bisa hadir langsung di lapangan.

Lantas, bagaimana para penggemar bisa mengobati kerinduan mereka selain menikmati pertandingan lewat streaming? Fotografer Rendha Rais punya solusinya.

Rendha sudah masyur sebagai fotografer panggung. Beberapa konser dan musisi ternama pernah dijepret Rendha.

Namun, di pandemi Covid-19, hal itu tak bisa lagi dilakukan. Pada akhirnya, Rendha punya cara mengobati kerinduan penggemar akan idola, dengan hobinya memotret.

“Jadi, ide awal virtual photoshoot itu saya mulai dari musisi. Saya pikir, para penggemar pasti sudah kangen dengan idolanya, saya juga tidak mungkin memotret mereka secara langsung. Solusinya yah dengan virtual photoshoot,” ujar Rendha.

Cara serupa juga dilakukan Rendha di IBL. Ia melakukan virtual photoshoot bersama para rookie IBL 2021 dan pemain lain seperti Kelly Purwanto.

Memotret musisi dengan atlet tentu punya banyak perbedaan. Kebanyakan pebasket, belum terbiasa bergaya di kamera.

“Karena mereka kebanyakan rookie, jadi masih kaku. Harus diarahkan ingin seperti apa. Mungkin yang sudah terkenal seperti Kelly lebih mudah,” tutur Rendha.

“Mengapa saya mau melakukan virtual photoshoot karena ingin mengobati kerinduan penggemar IBL. Beberapa kali saat IBL main dahulu, saya juga bawa kamera dan memotret, jadi saya juga melepas rindu,” imbuhnya.

Saat IBL 2021 dimulai nanti, Rendha punya harapan banyak foto yang menampilkan cerita sehingga penggemar tetap bisa merasakan atmosfer pertandingan, walau menonton di rumah.

“Sports photography selalu punya banyak cara untuk bercerita. Harapan saya bisa lebih banyak foto seperti itu di IBL, sehingga para penggemar tetap bisa menikmati pertandingan, tanpa harus datang ke lapangan,” ujar Rendha.