PIALA PRESIDEN : Debut Louvre Surabaya Melawan Semangat Prawira Bandung


Nov 21, 2019

Louvre Surabaya akan menjalani debut sebagai tim profesional di ajang Piala Presiden,  Kamis 21 November di Sritex Arena Solo.

"Kami baru berlatih 13 hari di Surabaya, namun saya yakin dengan kemampuan para pemain," kata pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra yang karib disapa Bedu.

"Tim kami berisi pemain berpengalaman ditambah pemain muda potensial," tegasnya.  Para pemain muda Louvre termasuk dua rookie yang akan menjalani debut,  Nikholas Mahesa dan Dio Syahputra.

Debut Louvre tak akan mudah. Mereka melawan Prawira Bandung. Prawira kalah dari Satria Muda Pertamina pada laga pertama, tetapi kekalahan ini bisa membuat mereka seperti singa terluka menghadapi Louvre. Coach Giedrius Zibenas pasti tak ingin pasukannya kalah lagi.

Di sisi lain, game ini akan jadi menarik buat Lutfianes Gunawan, big man Louvre yang baru pindah dari Prawira. "Saya sudah kenal pergerakan lawan, sebaliknya mereka juga sudah kenal main saya," kata Lutfianes. 

Lutfi juga akan berhadapan dengan big man anyar Prawira, Firman Dwi Nugroho. Menariknya, keduanya adalah alumni Satya Wacana.

Firman datang ke Prawira dari CLS, bersama guard Arif Hidayat. Arif nanti akan berduel dengan guard sarat pengalaman Louvre, Wendha Wijaya. 

Duel ketajaman tembakan kemungkinan juga akan terjadi antara Daniel Wenas (Louvre) dan Hans Abraham. Di kubu Louvre juga masih ada Kevin Moses Poetiray dan Yurifan Hosen sementara Prawira juga punya Diftha Pratama,  Raymond Shariputra dan Pandu Gunawan.

Pertarungan diperkirakan akan menawan. Mampukah Louvre mencetak kemenangan pada debut mereka, atau Prawira mengamuk bagai singa luka hingga menorehkan kemenangan pada laga terakhirnya di babak penyisihan grup?

 

 

Foto dokumentasi louvre surabaya