Pelita Jaya, NSH, dan Louvre Tampil Sempurna di Seri Jakarta


Feb 05, 2020

Indonesian Basketball League (IBL) Seri III Jakarta sudah berlalu. Seri yang menguras tenaga dan emosi semua kontestan. Karena mereka sudah terlibat persaingan untuk mulai mengamankan tiket playoff. Karena tim-tim tersebut kini sudah sepertiga jalan untuk reguler season. Tiga tim yang performanya paling baik di seri ketiga adalah Pelita Jaya Bakrie, NSH Jakarta, dan Louvre Surabaya.

Pelita Jaya boleh disebut tim paling baik saat ini. Mereka mencetak persentase kemenangan lebih dari 80 persen sejauh ini. Sebab dari 6 laga, Pelita Jaya bisa menang 5 kali. Meskipun dari produktifitas poin ada di kisaran 74,2 PPG. Namun itu sudah cukup membawa Pelita Jaya nyaman di peringkat dua klasemen sementara di bawah Indonesia Patriots. 

Kebangkitan NSH di seri Jakarta mengejutkan semua pihak. NSH kini bisa mencetak rata-rata total poin 80,4 PPG. Glover benar-benar membuat NSH kuat. Dua kemenangan dibungkus NSH di Jakarta, salah satunya yakni mengalahkan Indonesia Patriots yang merupakan program pemusatan latihan tim nasional basket Indonesia. Ini sungguh menjadi kejutan bagi IBL Fans di seluruh Indonesia. 

Tim ketiga yang bangkit di Jakarta adalah Louvre Surabaya. Kapten tim Daniel Wenas mungkin sedang panas, karena dalam dua pertandingan bisa menyentuh double digit points. Wenas dan rekan-rekan mencetak dua kemenangan beruntun, termasuk menumbangkan rival sekotanya, Pacific Caesar Surabaya. Sejauh ini Louvre konsisten dengan mencetak 75,3 PPG.

Pertanyaan justru datang dari untuk dua kontestan yang saat ini menghuni dasar klasemen, yakni Prawira Bandung dan Hangtuah. Prawira belum menang dalam lima laga terakhir, sedangkan Hangtuah lebih terpuruk dengan tak pernah menang dalam enam laga terakhir. Keduanya sudah menjalani tujuh pertandingan.

Bila dilihat dari rata-rata total poin per pertandingan, rasanya sulit bagi para penggemar basket menilai bahwa dua tim ini buruk. Karena kedua tim punya rata-rata poin di atas 70 PPG. Namun hanya soal waktu saja untuk mengakhiri keterpurukan kedua tim.

Sementara itu ada dua tim yang mengalami kekalahan beruntun di Jakarta, yaitu Pacific Caesar Surabaya dan Bank BPD DIY Bima Perkasa. Pacific yang sedang percaya diri mengamankan tiket Play-Off malah kecolongan. Sedangkan Bima Perkasa belum tampil sempurna karena Pejovic belum bergabung. 

Terakhir ada Indonesia Patriots yang masih bertengger di puncak klasemen sementara. Mereka mengemas 6 kemenangan dari 8 laga. Rasanya, Patriots harus berjuang lebih keras di seri-seri berikutnya, agar tidak kecolongan dari sembilan kontestan lainnya.