Selalu berada di papan atas klasemen tidak menjamin tim tersebut menjadi juara. Seperti yang terjadi pada Pelita Jaya Basketball Jakarta musim lalu. Mereka lengah di Game 3 The Finals, dan akhirnya mereka harus rela Dewa United Arena berpesta di GMSB Kuningan. Musim depan, Pelita Jaya tidak boleh lengah lagi.
Pelita Jaya menjadi tim yang paling konsisten dalam beberapa musim terakhir. Mereka selalu mampu menembus babak final setelah memasuki fase Playoffs. Tapi dalam dua musim terakhir, Pelita Jaya juga sukses di musim reguler. Mereka finis di peringkat kedua dengan rekor 21-5. Kemudian di musim 2025, tim milik Syailendra Barkie tersebut menyelesaikan musim reguler dengan rekor 23-3 untuk menempati peringkat pertama di klasemen akhir.
Di sisi tim, Presiden Club Andiko Ardi Purnomo memiliki keyakinan bahwa dengan tidak banyak mengubah susunan pemain, maka mereka akan terus bisa konsisten sepanjang musim. Namun tidak melupakan regenerasi pemain, yang mereka lakukan pada offseasons tahun ini.

Pelita Jaya mencoba untuk melakukan perubahan yang mungkin akan banyak berpengaruh pada sisi permainan tim. Manajemen menunjuk David Singleton sebagai head coach, yang memang sudah dikenal sebagai salah satu pelatih asing terbaik di IBL.
Mereka juga mendatangkan tiga pemain asing untuk musim 2026, yang terdiri dari Amorie Anthony Archibald, Darious Lee Moten, dan Jeffree Withey. Nama terakhir merupakan punggawa Pelita Jaya di musim 2025 lalu. Kemudian ada pemain lokal baru yang datang seperti Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu.
Meski banyak pemain baru, tapi percayalah bahwa Pelita Jaya tidak akan kehilangan ciri khas permainan mereka. Karena kerangka tim utama tidak berubah, seperti Andakara Prastawa Dhyaksa, Muhammad Arighi, Vincent Kosasih, Hendrick Xavi Yonga, dan tentu saja IBL Local MVP musim 2025 Agassi Yeshe Goantara.

Satu lagi yang bakal membuat Pelita Jaya musim 2026 semakin menarik untuk diikuti adalah kembalinya Brandon Van Dorn Jawato ke dalam roster setelah musim lalu cedera. Jawato memegang peranan penting dalam tim, khususnya untuk menyeimbangkan kekuatan lini utama dan bangku cadangan tim. Kehadiran Jawato juga selalu dirindukan oleh PJ Holic yang selalu setia menemani Pelita Jaya di GMSB Kuningan, Jakarta.
Semangat Pelita Jaya musim depan masih sama, yaitu meraih gelar juara IBL. Tapi kali ini, mereka akan lebih bersemangat lagi mengejar gelar, yang lepas ke tangan Dewa United Banten. Mereka akan berusaha untuk merebutnya kembali. (*)
0 Comments