Pelatih Pacific Caesar Surabaya, Dhimas Anis Setiaputra, punya banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan pada jeda Indonesia Basketball League (IBL) 2025. Klub Kota Pahlawan tersebut punya kelemaan di luar dan dalam paint area.
Situasi itu terlihat kala Pacific Caesar Surabaya berjumpa Kesatria Bengawan Solo pada pekan keenam IBL 2025, Minggu (16/2). Miguel Miranda dkk. dibenamkan tim tuan rumah dengan skor 87-73.
“Kami kalah di paint area. Kesatria banyak mendapat kesempatan second chance point mala mini,” ujar Dhimas.
“Di luar juga kami kecolongan dengan tembakan tiga angka Dayon Griffin. Jadi saya rasa ini pekerjaan rumah kami yang perlu di selesaikan,” imbuhnya.
Pacific Caesar Surabaya kini menempati peringkat 12 klasemen sementara IBL 2025. Pacific membukukan satu kemenangan dan delapan kekalahan hingga pekan keenam.
0 Comments