Hangtuah Jakarta tampaknya sudah melupakan kekalahan menyakitkan kemarin, dan berupaya bangkit saat menjamu Pacific Caesar Surabaya, Minggu siang (11/1). Terlihat mereka tidak lagi bermalas-malasan dalam defense yang justru membuat masalah Pacific semakin terlihat jelas. Di babak pertama, Hangtuah sudah unggul 51-32.
Tuan rumah kali ini menurunkan starting five berisi Diftha Pratama, Vander Lee Blue II, Nicholas Hornsby, Januar Kuntara, dan Rakeem Christmas. Sedangkan Pacific datang dengan kekuatan penuh, yang diperkuat oleh AJ Bramah, Anthony Peacock, M. Aulaz Ariezky Septano, Daffa Dhoifullah, dan Dino Butorac.
Pertandingan berjalan seimbang di lima menit pertama, sampai Hangtuah memanfaatkan laju 7-0 untuk membangun keunggulan 19-12. Three point Nick Hornsby di sisa satu menit membuat tuan rumah mencetak keunggulan 10 angka, lalu Christmas melengkapi penderitaan Pacific dengan skor 30-20 di akhir kuarter pertama.
Masalah Pacific mulai muncul di kuarter kedua. Akurasi tembakan mereka menurun drastis dengan hanya memasukkan lima dari 17 percobaan. Hal ini karena para pemain Pacific justru memaksakan untuk melakukan tembakan three point. Tapi hasilnya, malah Hangtuah yang mendapatkan keuntungan dari kegagalan Pacific tersebut. Hangtuah lebih baik di kuarter kedua dari Pacific dengan keunggulan 21-12. Sehingga saat turun minum, mereka bisa memperlebar jarak hingga 19 angka (51-32).
"Kami harus tetap agresif di babak kedua. Kami akan mencoba stop shooting dan transisi Pacific," kata head coach Hangtuah, Wahyu Widayat Jati. "Kami sudah siapkan strategi untuk menghadapi Pacific."
Hangtuah di babak pertama dipimpin oleh Nicholas Hornsby yang mencetak 18 poin, lima rebound, dan dua assist, dengan field goals precentace 57%. (*)
0 Comments