Nominasi Best Foreign Player: Dior Alexandros Lowhorn (Pelita Jaya Bakrie)


Sep 23, 2020

Dior Alexandros Lowhorn sudah bermain tiga musim di IBL. Dua musim sebelumnya, 2017-18 dan 2018-19, pemain berusia 33 tahun itu membela Satria Muda Pertamina Jakarta. Sedangkan di IBL Pertamax 2020 berada di tim Pelita Jaya Bakrie. Lowhorn memimpin catatan statistik pemain asing dan masuk nominasi Best Foreign Player of the Year. Mantan pemain Saigon Heat di ABL 2012-13 itu rasanya tak perlu lagi diragukan kualitasnya. Pemain setinggi 2,01 meter tersebut selalu menjadi pilihan pertama sebagai tulang punggung serangan bagi timnya. Termasuk saat di Pelita Jaya. Tampil sebanyak 12 pertandingan dari total 13 laga Pelita Jaya, Lowhorn mencetak 28,3 PPG, 13,5 RPG, dan 1,2 APG. Catatan tertinggi dari semua pemain asing di IBL Pertamax 2020. Keberadaan Lowhorn selalu membuat tim dominan di paint area. Sudah tidak perlu diragukan lagi.

Meski soal persentase kemenangan juga tidak terpengaruh dengan hal ini. Karena Pelita Jaya juga tiga kali kalah di musim reguler sebelum ditunda karena pandemi virus korona. Lowhorn di Pelita Jaya punya perbedaan. Kali ini, Lowhorn punya catatan block shot sebesar 1,1 BPG. Ini artinya, dalam beberapa pertandingan, dirinya membantu Pelita Jaya untuk bertahan. Namun sebagai pemain dengan tipe menyerang, Lowhorn lebih suka berada di garis depan saat offense. Field goals musim ini juga besar, yaitu 58%, termasuk 3PTS Percentage 30%. Lowhorn juga sangat bagus di free throw dengan persentase 54%. Rasanya bila pandemi virus korona tidak ada, maka peluang Pelita Jaya menjadi juara bersama Lowhorn sangat besar. Itulah sebabnya, Lowhorn layak masuk nominasi Best Foreign Player IBL Pertamax 2020. (*)