Meski Struggle di Awal, Louvre Mampu Imbangi Pelita Jaya di Kuarter Pertama


May 30, 2021

Pelita Jaya Bakrie Jakarta punya keuntungan dengan berhasil menang di Game 1 Semifinal IBL Pertamax 2021 Red Division. Berbekal keunggulan 1-0 tersebut, Pelita Jaya ingin menyapu bersih Louvre Dewa United. Sekaligus, Pelita Jaya ingin mempertahankan gengsi klub yang belum pernah kalah dalam 12 pertandingan terakhirnya musim ini. Sementara Louvre berusaha untuk memperpanjang nafas. Itu pernah mereka lakukan di fase Playoffs, pekan lalu. 

Coach Octaviarro Romely Tamtelahitu menurunkan lima pemain terbaiknya sebagai starter yakni Andakara Prastawa Dhyaksa, Agassi Yeshe Goantara, Reggie William Mononimbar, M. Hardian Wicaksono, dan Vincent Rivaldi Kosasih. Sebaliknya, coach Andika Supriadi Saputra memilih tim inti yang sama dengan game-game sebelumnya, yakni Nikholas Mahesa, Wendha Wijaya, Kevin Moses Eliazer Poetiray, Dio Tirta Saputra, dan Jamarr Andre Johnson.

Pelita Jaya langsung melesat 4-0 ketika laga baru berjalan satu setengah menit. Lalu Agassi menambahkan dua kali free throw untuk mengubah kedudukan jadi 6-0. Louvre dalam tekanan di awal laga ini. Setelah tembakan Pelita Jaya berulang kali di block, mereka tetap mencoba melakukan penetrasi. 

Tepat di sisa waktu enam menit, Agassi mencetak three point shot diikuti Reggie yang menambah two point dengan layup. Coach Andika terpaksa mengambil time-out untuk memotong momentum. Karena Pelita Jaya sudah unggul 11-0. Setelah time-out, Pelita Jaya masih menambah pundi-pundi poin. Kali ini melalui Wicaksono. Pelita Jaya memimpin 13-0. Sementara Louvre belum bisa memecahkan kebuntuan mereka. 

Akhirnya poin pertama Louvre datang setelah enam menit laga kuarter pertama. Jamarr Johnson mencetak dua poin, disusul Dio Tirta. Skor berubah 4-13. Meski sempat struggle di awal, Louvre ternyata mampu bangkit di menit-menit akhir. Melalui second chance dari Leonardo Effendy, Louvre mendekat 16-13 saat kuarter pertama ditutup. (*)