News News

Kewalahan Lawan Kesatria, Satria Muda Bertekuk Lutut

18 May 2024
|

Satria Muda Pertamina Jakarta (SM) masih kesulitan membangkitkan senjata lokal dan terlalu bergantung Abraham Damar Grahita. Akibatnya, SM tak bisa mengimbangi Kesatria Bengawan Solo di Indonesia Basketball League (IBL) 2024.

Satria Muda datang ke Solo membawa misi revans setelah kalah pada pertemuan pertama di Jakarta. Ada nama Jarred Dwayne Shaw, Mychael Gerome Henry, Abraham Damar, Dame Diagne hingga Arki Wisnu.

Namun, Satria Muda hanya sempat mengimbangi hingga pertengahan kuarter dua. Setelah itu, Abraham Damar menjadi senjata lokal yang melaju sendirian mendampingi pemain naturalisasi, Dame Diagne.

Abraham Damar menyumbang 21 poin bersama Dame dengan 16 poin dan 8 rebound. Sementara Jarred mencatatkan 17 poin dan 11 rebound serta Mycheal mengamankan 14 poin. Hanya mereka yang jadi mesin pencetak poin.

Situasi berbeda ditunjukkan Kesatria Bengawan Solo yang mengakhiri laga di Sritex Arena Solo, Sabtu (18/5) siang, dengan kemenangan telak 94-83. Ada tujuh sosok berbeda yang mencetak lebih dari lima poin. Samuel Devin Susanto tampil luar biasa dengan menyumbangkan 17 poin, 4 assist dan 4 rebounds.

Kemudian, Kevin Moses mencetak 12 poin, Nuke Tri Saputra dengan 9 poin dan Andre Rorimpandey mencatatkan 5 poin. Mereka bisa mengimbangi Taylor Johns dengan 7 poin, Chanceler James Gettys dengan 18 poin serta Kentrell Debarus Barkley dengan 23 poin, 9 assist dan 8 rebounds.

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh, mengakui timnya belum mendapatkan momentum untuk naik lagi. Satria Muda butuh perubahan untuk kembali ke jalur yang benar, terutama kontribusi yang merata dari semua pemain.

"Kita perlu banyak pemain untuk step up. Kita perlu Arki, kita perlu Widi, Juan juga. Kita perlu semua pemain yang ada di roster untuk step up. Kalau tidak, ya tidak akan ketemu momen naiknya ini," kata Youbel Sondakh.

Berbeda dengan Youbel, pelatih Kesatria Bengawan Solo, Efri Meldi, memuji kerja keras yang ditunjukkan timnya. Efri tak sekadar berbicara kemenangan ke-13 secara beruntun, namun juga progres dari permainan tim.

"Saya melihat level permainan yang berbeda dari sebelumnya, termasuk ketika kita mengalahkan SM di pertemuan pertama. Ini level yang kita tunggu-tunggu," tutur Efri Meldi.

"Saya tekankan bahwa kita ingin semua pemain punya winning character. Ini sampai (kemenangan beruntun) 13 kali, saya rasa winning character sudah ada di mental mereka," imbuh Efri Meldi.

Kemenangan ini membuat Kesatria Bengawan Solo kembali ke tiga besar IBL 2024 dengan 27 poin dari 14 permainan. Kesatria mengawal Pelita Jaya Jakarta dan Dewa United Basketball Banten yang mencatatkan 29 poin dari 15 pertandingan.

Kesatria Bengawan Solo akan menghadapi Pacific Caesar Surabaya di Sritex Arena Solo, Minggu (19/5) siang. Di atas kertas Kentrell Barkley dkk. kembali diunggulkan untuk menang telak lagi.

Baca Juga: Kesatria Mempermalukan Dewa United di Kandang Sendiri

0 Comments