Kesalahan Kecil yang Berakibat Fatal Bagi NSH


Mar 20, 2021

Pelatih NSH Mountain Gold Timika, Antonius Ferry Rinaldo mengaku anak-anaknya sudah cukup bagus bermain, namun kesalahan-kesalahan kecil membuat timnya harus menelan kekalahan dari Amartha Hangtuah , 71-73 pada laga seri kedua IBL Pertamax 2021 , Sabtu 20 Maret di Robinson Cisarua Resort.

“Gim ditentukan pada detik-detik terakhir. Sayang, anak-anak membuat kesalahan pada detik-detik akhir tersebut,” keluh Inal, sapaan sang pelatih.

NSH sebenarnya berpeluang unggul, jika saja easy lay up Jan Misel Panagan berbuah angka. Jan gagal Hangtuah melakukan serangan balik, Andre Rorimpandey kemudian melakukan foul kepada Kelly Purwanto. Foul kelima Pandey yang membuat dia harus meninggalkan lapangan. Free throw membuat Amartha unggul.   Biboy kemudian dinilai terlalu cepat melakukan three points shoot yang melesat berbuah serangan balik yang diselesaikan Sevly Rondonuwu menambah keunggulan Hangtuah, 71-67. Biboy kemudian memperkecil ketinggalan 71-69. Sayang, Hengki kemudian membuat unsportsmanlike foul yang berbuah lemparan bebas dan Sevly menambah poin Hangtuah 72-69, dan possesion kembali buat Hangtuah. Sevly menambah lagi angka lewat free throw 73-69. Biboy mampu mencetak poin, namun tak cukup waktu lagi untuk menang, NSH kalah 71-73.

“Alur bola kami sebenarnya cukup berjalan baik, terbukti aa 23 assist. Sayang kami kurang maksimal memanfaatkan free throw. Hanya berhasil 8 dari 16 kesempatan,” tutur Inal.

Pada detik menentukan NSH harus kehilangan Andre Rorimpandey yang fouled out. Pandey juga sempat dihukum unsportsmanlike foul. “Saya terlalu bersemangat karena yakin bisa menang. Gim ini harus menjadi pelajaran,” kata Pandey yang mengemas 19 angka.