Kesabaran Christian Gunawan Mulai Menuai Hasil


Aug 27, 2020

Penggawa Satria Muda Pertamina Jakarta, Christian Gunawan, perlu menunggu hingga musim ketiga sebelum mendapat tempat reguler di skuat. Pada Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020, pebasket yang akrab disapa Coke itu mulai menjadi tumpuan tim.

Sebelum IBL Pertamax 2020 dihentikan sementara akibat pandemi virus corona, Coke mencatatkan menit bermain 18,07 per gim. Pebasket berusia 26 tahun itu jugas memiliki rataan poin 2,23 poin per gim.

Sebelum bisa menembus skuat utama, Coke harus bersaing dengan Arki Wisnu, Hardianus, dan Audy Bagastyo. Dengan ditariknya Arki dan Hardianus ke tim nasional, serta Audy yang memutuskan pensiun, Satria Muda Pertamina Jakarta kini bertumpu pada Coke.

“Iya, saya belajar banyak dari mereka. Dua tahun lalu, minute play masih jarang. Ada mereka, jadi seru kalau latihan,” ujar Coke.

Kekosongan sosok pemain senior di Satria Muda Pertamina Jakarta musim ini diisi Bima Riski dan Fadlan Minallah. Kehadiran mereka berdua disyukuri Coke.

Dengan adanya Fadlan dan Bima, Coke mendapat banyak masukkan. Apalagi, dengan tidak adanya Arki dan Hardianus, sosok pemimpin di Satria Muda Pertamina Jakarta dibebankan ke Coke.

“Kalau soal leadership, saya ngobrolnya sama Bima dan Fadlan. Apalagi, Fadlan sudah sering menjadi kapten di tim sebelumnya,” ujar Coke.