Ketika menjamu Dewa United Banten, pada Rabu malam (21/1), pemain asing Tangerang Hawks Basketball, Joao Vitor Franca dos Santos, terlibat dalam dua insiden disiplin yang berujung pada diskualifikasi dari pertandingan (ejected). Namun keluarnya Franca di laga tersebut tidak membuatnya terkena sanksi larangan bermain di laga berikutnya.
Insiden pertama terjadi pada kuarter ketiga menit 3:16, ketika terjadi perebutan rebound antara Franca dan Joshua Ibarra yang berakhir dengan bola keluar lapangan dan penguasaan bola diberikan kepada Dewa United. Atas keputusan tersebut, Franca melakukan protes keras dan menunjukkan perilaku yang dinilai berlebihan terhadap Crew Chief, Rochmad Yanuwardi Ichsan, sehingga dijatuhi satu technical foul karena perilaku atau reaksi yang berlebihan.
Kemudian, insiden kedua terjadi pada kuarter keempat menit 5:48, saat transisi cepat dari defense ke offense oleh Dewa United setelah Rio Disi berhasil melakukan steal dan memiliki clear path menuju ring. Dalam upaya menghentikan fastbreak tersebut, Franca yang berada di posisi belakang melakukan illegal contact dengan menarik tangan Rio Disi, sehingga aksinya memenuhi kriteria Unsportsmanlike Foul menurut FIBA Rules, khususnya ketentuan bahwa pelanggaran tanpa upaya sah memainkan bola dalam situasi transisi terbuka dapat diklasifikasikan sebagai UF.
Wasit Via Diah Rohmana kemudian memberikan Unsportsmanlike Foul kepada Franca, dan berdasarkan FIBA Rulebook Pasal 37.2.3, kombinasi satu technical foul dan satu unsportsmanlike foul dalam satu pertandingan mengakibatkan pemain yang bersangkutan harus dikeluarkan (ejection) dari pertandingan.
Meskipun demikian, Franca tetap berstatus eligible untuk bermain pada pertandingan berikutnya bersama Tangerang Hawks melawan Hangtuah Jakarta, pada hari Jumat (23/1). Hal ini sejalan dengan ketentuan Pasal 3 Peraturan Pelaksanaan IBL yang menyatakan bahwa diskualifikasi akibat akumulasi satu technical foul dan satu unsportsmanlike foul dikenai sanksi berupa denda sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) tanpa disertai hukuman larangan bertanding pada laga selanjutnya. (*)
0 Comments