IBL Rookie Combine: Mempersiapkan talenta muda IBL 2022


Oct 19, 2021

Jakarta, 19 Oktober - IBL Rookie Combine 2021 akan digelar di Aim High, Tangerang, 20-23 Oktober. 49 talenta muda akan unjuk kebolehan untuk persiapan mengarungi kompetisi liga tertinggi di tanah air dan sekaligus memperoleh perhatian. 29 pemain merupakan pemain hasil penjaringan dari tim scouting yang dipimpin oleh mantan pemain nasional Andrie Ekayana dan 21 pemain lainnya merupakan potensi pemain muda dari klub-klub peserta IBL.  Seluruhnya akan dipersiapkan menjadi calon rookie musim mendatang.

“IBL Rookie Combine adalah sebuah program rutin dari IBL untuk menyiapkan para pemain muda yang akan berkarier di kompetisi level tertinggi di Indonesia,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Para peserta Rookie Combine tak hanya dibekali dengan latihan teknik dan fisik, tetapi juga dipersiapkan bagaimana menjalani hidup sebagai pemain profesional  di dalam dan di luar lapangan melalui program yang akan dipimpin langsung oleh para mantan atlet bolabasket terbaik (IBL Legends) seperti Riko Hantono, Amin Prihantono, Andrie Ekayana & Alibudimansyah selama 4 hari penyelenggaraan.

“Dari daftar awal yang terkumpul sebanyak 57 peserta, ada 3 pemain yang tidak mengikuti program ini dikarenakan panggilan mengikuti seleksi Tim Nasional yakni Julian Alexandre Chalias, Daniel William Salamena, Jacob Lobuu. Kemudian ada dua kandidat rookie M. Iqbal Hardianto dan M. Aulaz mengalami cedera, sedangkan Daffa Dhoifullah terbentur izin pendidikan yang tidak dapat ditinggalkan serta Renhard Ichtus Hernando belum dapat meninggalkan studinya di luar negeri” ujar Junas

Pada hari pertama, Rabu 20 Oktober peserta akan menjalankan karantina mandiri dan pemeriksaan kesehatan. Pada hari kedua, Kamis 21 Oktober mereka akan menjalani agility test dan pengembangan individu. Selanjutnya pada hari ketiga Jumat, 22 Oktober dan Sabtu, 23 Oktober IBL Rookie Combine akan dilaksanakan pertandingan (scrimmage) secara intensif untuk melihat penilaian pemain.

Daftar peserta Rookie Combine:

 

 

 

 

 

 

 

1  A.A GD Agung Bagus Parameswara (Bali)

2 Ali Bagir Wayarabi Alhadar (DKI Jakarta)

3 Andres Setiawan(DKI Jakarta)

4  Anggita Reksi Pala (DKI Jakarta)

5  Anto Febrianto Boyratan (Sulawesi Selatan)

6  Arief Abdul Rohman (Jawa Timur)

7  Auw Julius Harianata Lukito (Jawa Tengah)

8  Bayu Bima Prasetya (Daerah Istimewa Yogyakarta)

9 Boby Gillian Wibisono (Jawa Timur)

10 Bryan Fernando Korisano (Papua)

11 Christian Yuda (Kalimantan Tengah)

12 Dandung O’neal Pamungkas (Jawa Tengah)

13 Daniel Evan Susanto (Jawa Tengah)

14 Endru Bagaskara (Kalimantan Barat)

15 Fahrul Ilmi (Jawa Timur)

16 Fendy Prima Bahana (Jawa Timur)

17 Ferdinan Dwi Purwoko (DKI Jakarta)

18 Fernando Franco Manangsang (Sulawesi Utara)

19 Flavianus Aditya Riesta Saputra (Daerah Istimewa Yogyakarta)

20 Franzislyo (Kalimantan Barat)

21 Hendrick Xavi Yonga (DKI Jakarta)

22 Ikram Fadhil (Jawa Timur)

23 Jason Christhoufer (Banten)

24 Kevin Mendita (Sulawesi Utara)

25 Kevin Pratama Ekaputra 28 Tandayu (Sulawesi Utara)

26 Kresna Kurnia Aji (Jawa Timur)

27 Maikel Andreas Cores Baliba (Papua)

28 Matthew Agung Pramuda (Jawa Tengah)

29 Maulana Iqbal Nugraha (Jawa Timur)

30 Melkias Moso Kaize (Papua)

31  Muhammad Ali Mursydan (Jawa Barat)

32 Muhammad Fhirdan Maulana Guntara (Jawa Barat)

33 Muhammad Iqbal Hardianto (Jawa Timur)

34 Naja Nazzala Hidayat (Jawa Timur)

35 Naufal Narendra ( DKI Jakarta)

36 Nickson Damar Gosal (Nusa Tenggara Barat)

37 Obet Isak Semuel Rumbewas (Papua)

38 Putu J Satria Pande (Bali)

39 Qori Bilbalas (Banten)

40 Reza Saputra Butar Butar (Papua)

41 Rillo Agum Kumara (Kalimantan Selatan)

42 Saddam Asyruna (DKI Jakarta)

43 Sultan Muhammad Fauzan (Jawa Barat)

44 Topo Adi Saputro (Jawa Tengah)

45 Valentinus Michael Reinaldi (Daerah Istimewa Yogyakarta)

46 Very Kurniawan (Jawa Timur)

47 Yanto (Kalimantan Selatan)

48 Yesaya Alessandro Michael Jospeh Saudale (DKI Jakarta)

49 Yosua Otto Sunarko Judaprajitna (Jawa Tengah)