IBL Esports Competition : Inovasi Baru Aktivitas Off Season


May 01, 2020

Jakarta , 1 Mei - Segera dimulai! Delapan dari 16 pemain IBL akan memulai pertarungan adu ketrampilan dalam IBL Esports Competition seri pertama yang akan tayang di channel youtube IBL, 4-8 Mei. 

Mereka yang akan bertanding pada periode pertama adalah M. Alan As'adi (Bima Perkasa) melawan  Valentino Wuwungan (Pelita Jaya), Sandy Ibrahim Azis (Satria Muda) menantang Widyanta Putra Teja (NSH), Daniel Wenas (Louvre) vs Aditya Lumanauw (Hangtuah) dan Alba Pedro (Prawira) vs Daniel Anggoro (Satya Wacana). 

Periode kedua IBL Esports Competition akan berlangsung 12-15 Mei dan juga diikuti delapan pemain yang berbeda.

"Kompetisi ini adalah sebuah inovasi kegiatan digital selama off season. Menjaga hubungan dan kedekatan antara klub, pemain dan penggemar mereka," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah. Saat bertanding setiap pemain tetap menggunakan atribut tim mereka masing masing. 

Ketua umum PP Perbasi, Danny Kosasih mendukung penuh inovasi dari manajemen IBL. "Kegiatan ini bagus buat mengisi waktu di tengah jeda kompetisi,”kata Danny.

"Para pemain yang selama masa stay at home hanya berlatih personal tanpa ada pertandingan, juga bisa mengurangi kejenuhan mereka dengan kompetisi Esports ini," sambungnya.

Gim yang akan dimainkan adalah NBA 2K20 dengan konsol play station 4. Turnamen akan menggunakan sistem gugur di babak penyisihan dengan waktu permainan adalah empat menit per kuarter

Pada babak semi final dan final waktu bermain tetap 4 menit per kuarter tetapi dengan format pertandingan best of three. Peserta hanya diberi waktu 5 menit untuk melakukan setting formasi sebelum pertandingan dimulai.

Ketika pertandingan berlangsung, peserta dilarang menekan tombol pause. Peserta boleh menekan tombol pause atau melakukan pergantian pemain dan formasi pada fase time out. Jika pemain  melanggar akan diberikan peringatan, dan bila kembali melakukan  pelanggaran peserta akan didiskualifikasi. Mereka juga dilarang menggunakan cheat atau trik curang apapun yang merugikan lawan.

"Meskipun pertandingan virtual, sportivitas harus tetap dijaga," tutur Junas. 

Para pemain akan menggunakan tim NBA saat ini. Bukan tim klasik ataupun All Star NBA. Pada babak best of three para pemain diwajibkan mengirimkan tiga pilihan tim NBA mereka kepada panitia. Mereka tidak boleh menggunakan tim NBA yang sudah mereka mainkan pada babak sebelumnya. Tiga tim NBA pilihan ini wajib dimainkan saat putaran semifinal dan final.

Ingin saksikan idolamu beradu strategi dalam IBL Esports Competition.  Saksikan di channel youtube IBL.  Ayo tebak siapa bakal jadi juara?