Sejak awal, Satria Muda Pertamina sudah diingatkan bahwa Bogor Hornbills datang ke Bandung Arena, dengan semangat membara. Mereka ingin mengakhiri rekor tidak pernah menang dari Satria Muda, berbekal enam kemenangan beruntun (6-0). Hornbills menunjukkan hal tersebut di babak pertama, di mana mereka unggul 38-31 atas Satria Muda.
Tujuh menit setelah tip-off, Satria Muda masih memimpin (17-11). Namun tiba-tiba, tim tuan rumah dikejutkan dengan ledakan poin dari Stephaun Branch. Dia memborong 11 poin dari laju 15-0 dari Hornbills di tiga menit terakhir. Hornbills pun unggul 26-17 di kuarter pertama.
Memasuki kuarter kedua, Satria Muda menerapkan defense yang ketat pada Branch. Tetapi justru memberikan peluang kepada pemain Hornbills lainnya untuk mencetak poin. Meski secara offense tidak sebaik di kuarter pertama, namun Hornbills bisa mempertahankan keunggulan mereka (38-31).
Salah satu faktor yang menyulitkan Satria Muda adalah skema pertahanan Hornbills. Di mana tim tamu bisa membuat sembilan kali steal dari total 11 turnovers Satria Muda. Performa Branch yang solid juga menjadi kunci keberhasilan Hornbills dalam menciptakan margin angka di babak pertama.
Jika Hornbills bisa mencuri poin di Bandung Arena, maka mereka sekaligus menghapus rekor buruk, selalu kalah dari Satria Muda di IBL. Selain itu, mereka juga menjadi tim pertama dengan rekor 7-0 di awal musim IBL GoPay 2026. Namun syaratnya berat, karena mereka harus bisa bertahan dari gempuran Satria Muda di babak kedua. (*)
0 Comments