Govinda Petik Pelajaran Berharga dari Insiden Lalu


Apr 28, 2020

Penggawa Pelita Jaya  Bakrie, Govinda Julian Saputra, mengakui kesalahannya melakukan tindakan lurang sportif pada pertandingan Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020 beberapa waktu lalu. Akibat dari aksinya tersebut, Govinda dikenai sanksi dan denda.

Govinda melanggar Pasal 3 Ayat 2 IBL tentang sanksi dan peraturan khusus. Aturan itu berbunyi bahwa tindakan pemukulan, menendang, menyikut dan/atau bentuk tindakan kekerasan fisik lain, yang dilakukan personel klub IBL, walaupun tidak terlihat oleh wasit, namun terekam dalam video, maka tetap akan dikenai sanksi.

Aksi kurang sportif Govinda terjadi saat Pelita Jaya Bakrie menghadapi Pacific Caesar Surabaya. Kala itu, Govinda berusaha melepaskan diri dari penjagaan Yonatan.

“Pelajaran ini sangat mahal. Terutama buat saya, supaya bisa lebih mengendalikan emosi di lapangan,” ujar Govinda.

Sebagai pemain, Govinda mengaku suka dengan persaingan ketat dan trash talk di lapangan. Bagi Govinda, itu bisa memacu semangat untuk menang dari lawan.

“Namun, pas insiden itu sepertinya saya khilaf. Insiden itu tidak profesional sekali dan saya meminta maaf kepada pecinta basket,” ujar Govinda.