Galank Gunawan, Sang Manusia Rebound


May 26, 2021

Entah sejak kapan Galank Gunawan mendapatkan julukan "Raja Rebound", namun kenyataannya, memang layak mendapatkannya. Beberapa gelar individu Galank terkait dengan rebound. Terbaru dia masuk 1000 Rebounds Club di IBL. 

Galank memiliki tinggi 194 centimeter sangat cocok bermain di paint area. Tetapi Galank lebih memilih mengasah keahlian dalam pertahanan, khususnya merebut rebound. Galank bermain sejak tahun 2008 bersama Satria Muda Pertamina Jakarta sampai tahun 2013. Setelah itu, dia pindah ke Garuda Bandung sampai IBL 2016. 

Galank sempat menyatakan pensiun, namun Bima Perkasa Jogja berhasil merayunya untuk kembali bermain. Setelah itu, Galank melanjutkan kariernya bersama Louvre Surabaya, pada musim perdana klub tersebut di IBL. Selanjutnya, dia kembali ke Bima Perkasa musim ini, dan kembali mencetak sejarah. 

Galank sangat identik dengan rebound. Dari data yang dihimpun iblindonesia.com, Galank pernah masuk 1.000 Rebounds Club di liga sebelumnya. Bahkan sampai liga tersebut usai di tahun 2015, Galank sudah mengumpulkan rebound lebih dari 1.800 rebounds. Dia hampir saja menyentuh 2.000 rebound. Dalam catatan pertandingan, Galank pernah mencetak 23 rebound dalam satu game. Catatan tersebut masih yang tertinggi dari semua pemain di liga itu. 

Memasuki IBL, Galank masih superior di paint area. Meski bisa dibilang usia sudah tidak muda lagi. Tetapi musim ini, Galank berhasil menjadi pemain pertama di IBL yang masuk 1.000 Rebounds Club. Tidak hanya itu, pada Game 2 Playoffs IBL Pertamax 2021 Red Division melawan Louvre Dewa United Surabaya, Galank mencetak 23 rebound. Ini berarti dia sudah menyamai rekor rebound tertinggi dalam kariernya. 

Galank dianggap sebagai "missing piece" dari tim Bima Perkasa. Kehadiran Galank di tim tersebut benar-benar berdampak besar pada pertahanan. Jadi tak heran kalau KAI Bima Perkasa musim ini bisa menembus babak playoffs. Meski harus gugur di putaran pertama setelah kalah 1-2 dari Louvre. Tapi Galank membuktikan bahwa dirinya masih bisa memberi kontribusi positif untuk tim. (*)