Christian Gunawan : Datang, Tanding dan Menang


Aug 06, 2019

 

Christian “Coke” Gunawan tak pernah hadir dalam empat seri awal IBL Gojek 3X3 di Cirebon, Yogyakarta, Bali dan Bandung karena cedera. Dia hanya hadir di seri puncak, Grand Final di Cilandak Town Square, Jakarta 3-4 Agustus.

Tampil dengan masker pelindung muka, awalnya Coke memerlukan adaptasi. Laga pertama Satria Muda kalah dari Satya Wacana. Bisa mengalahkan Hangtuah, satu-satunya pilihan bagi Coke dan rekan-rekannya untuk melaju ke semi-final adalah mengalahkan Stapac, itupun harus dengan perhitungan angka memasukkan cukup banyak. Tembakan-tembakan dua angka Coke memberi kontribusi berarti, Satria Muda menang atas Stapac 15-6.

Di semi-final, kontribusi Coke makin terlihat. Tertinggal 6-11 dari Prawira Bandung, Satria Muda harus kehilangan Audy Bagastyo dan Avan Seputra seusai bertikai dengan Danny Ray dan Pandu Wiguna yang berimbas dikeluarkanny keempat pemain tersebut dari lapangan.

Satria Muda bertumpu pada Coke dan Sandi Ibrahim Azis berhadapan dengan dua pemain Prawira, Surliyadin dan Hans Abraham. Tembakan-tembakan dua angka Sandy dan Coke langsung membuat Satria Muda unggul 12-11. Prawira coba mengejar, Satria Muda kembali tertinggal 14-16. Tembakan Coke menjadi penyelemat dan menyamakan kedudukan, hingga Sandy menutup dengan tembakan kemenangan 18-16.

“Kita ngotot saja, mau bagaimana lagi sudah tinggal berdua dan tak ada lagi pengganti,” tegas Coke, mantan kapten tim basket Universitas Pelita Harapan yang dibawanya menjadi juara Liga Mahasiswa.
Di final, melawan musuh besar di IBL Gojek 3X3, Pelita Jaya, Coke dkk bermain makin tenang melupakan pressure besar di laga semi-final dan menang 18-13. Coke pun seperti datang, tanding dan menang.

“Gembira ini kedua kalinya kami menjadi juara dan mengikuti seri dunia FIBA 3X3. Kami harus lebih siap menghadapi pebasket 3X3 kelas dunia,” katanya. Jika memang ditunjuk Satria Muda menuju Jeddah, Arab Saudi, Oktober mendatang, akan menjadi pengalaman kedua Coke berlaga di FIBA World Tour Series. Tahun lalu bersama Satria Muda dia berlaga di FIBA World Your Serie di Chengdu, Cina.