Cassiopeia Manuputty: IBL Bisa Jadi Contoh Keberagaman Indonesia


Aug 28, 2020

Pemain Satya Wacana Salatiga, Cassiopeia Manuputty, salut dengan keberagaman yang ada di Indonesia Basketball League (IBL). Selama menjadi bagian dari kompetisi basket tertinggi di Tanah Air tersebut, pebasket yang akrab disapa Cio itu tak pernah merasa ada diskriminasi.

Bahkan, bisa dbilang IBL merupakan wadah di mana setiap bakat bisa berkembang, tanpa memandang warna kulit, suku, atau agama. Saat ini, pemain IBL juga tersebar dari beberapa daerah di Indonesia mulai Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Papua.

Jadi, Cio menilai, kasus mogok bermain seperti di NBA sulit terjadi di IBL. Sudah sejak lama, IBL menerapkan prinsip keberagaman di dalamnya.

“Saya setuju sekali kalau IBL dibilang sebagai wadah mengembangkan bakat tanpa perbedaan. Sejujurnya, itu benar terjadi. Saya punya banyak rekan setim atau pemain lain dengan latar belakang berbeda-beda,” ujar Cio.

“Sebetulnya, mungkin tidak hanya di IBL, seluruh kompetisi basket di Indonesia seperti itu. Asal bisa main basket, semua boleh berkompetisi,” tutur Cio.

Keberagaman juga tercermin dalam tim yang dibela Cio, Satya Wacana Salatiga. Di tim asuhan Efri Meldi itu, terdapat pemain mulai dari Sumatra hingga Papua.