News News

Baru Tiga Laga, Hangtuah Beri Sinyal Ganti Pemain Asing

15 January 2026
|

Sudah bisa diprediksi bahwa head coach Hangtuah Jakarta Wahyu Widayat Jati tidak akan menerima kekalahan menyakitkan atas Dewa United Banten, di laga ketiga mereka dalam lanjutan IBL GoPay 2026, pada Rabu malam (14/1). Buntut dari kekalahan tersebut Coach Wahyu menyatakan bahwa akan ada evaluasi dini terhadap performa tim, khususnya pemain asing. 

Hangtuah membuang kesempatan untuk mengalahkan juara bertahan, padahal mereka sudah unggul 24 poin di kuarter kedua. Serangan mereka melemah di babak kedua dengan hanya mencetak 23 poin. Padahal mereka di kuarter pertama saja berhasil memasukkan 32 poin. Kekecewaan lainnya tentu saja masalah turnovers yang mencapai 22 kali, yang dimanfaatkan lawan menjadi 34 poin. 

"Turnovers 22 kali itu bukan hal yang bagus. Apalagi melawan tim seperti Dewa United. 10 turnovers saja sudah buruk, apalagi 22 kali. Jelas kami kalah dengan jumlah turnovers sebanyak itu," kata Coach Wahyu mengawali penjelasannya. 

Masalah Hangtuah dalam defense muncul ketika mereka mulai tidak disiplin dalam skema serangan. Hangtuah seharusnya bisa memanfaatkan absennya Jordan Adams untuk menciptakan mitch-match. Memanfaatkan kelebihan ukuran untuk menyerang area paint. Tetapi itu tidak dilakukan, karena pemain memilih untuk melakukan tembakan jarak jauh. Dan ketika tidak berhasil, mereka tidak segera kembali untuk defense. 

"Komunikasi defense kami kacau. Padahal Hangtuah itu tim yang mengandalkan transisi. Tapi ternyata tidak terjadi di laga ini," ungkapnya. "Lebih mengecewakan lagi, saya tidak melihat kemauan pemain untuk menang. Pemain asing dan pemain lokal sama saja."

Hangtuah baru bermain tiga kali, namun hanya menang sekali (1-2). Hasil ini membuat Coach Wahyu ingin melakukan evaluasi dini. Baik dari sisi pemain asing dan pemain lokal. 

"Saya melihat ada pemain asing yang tidak mengikuti intruksi. Sebagai evaluasinya, kami akan mencari pemain asing, untuk mendukung tim mewujudkan target dari manajemen dan coaching staff. Meskipun ini baru di awal musim. Untuk pemain lokal, kami memiliki team development, yang mana para pemain lokal akan digembleng lagi," jelas Coach Wahyu.

Menutup konferensi pers kali ini, Coach Wahyu berkomentar bahwa kekalahan ini bukan karena Dewa United Banten tampil bagus, melainkan Hangtuah yang tidak ingin menang. Karena serangan Dewa United sendiri seharusnya bisa dihalau dengan skema defense yang sudah mereka siapkan sebelumnya. (*)

Baca Juga: Respati Ragil Tinggalkan Rajawali, Beri Sinyal Pindah ke Tim Lain

0 Comments