Antonius Ferry Rinaldo, Selalu Sampai di Papan Atas


Jul 29, 2020

Antonius Ferry Rinaldo Sinaga atau yang akrab disapa Coach Inal merupakan salah satu pelatih muda sarat prestasi. Tim-tim yang dibawanya selalu selesai di papan atas, meski belum bisa naik tangga juara. IBL 2020 menjadi bukti kualitasnya, karena NSH Jakarta kini menjelma jadi tim papan atas. 

AF Rinaldo muda adalah salah satu point guard terbaik tanah air. Dia juga terkenal sebagai pemain paling setia dengan klubnya. Selama 21 tahun berkarier sebagai pemain, Coach Inal hanya membela satu klub, yakni Aspac Jakarta.

Setelah pensiun, Coach Inal menjadi pelatih kepala Garuda Bandung di NBL Indonesia musim 2012 hingga 2014. Coach Inal punya rekor 55 kemenangan dan 31 kekalahan kala melatih Garuda. Selama dua musim berturut-turut tim ini masuk empat besar.

Bergeser ke musim selanjutnya, Coach Inal sukses membawa Pelita Jaya EMP Jakarta sebagai finalis NBL Indonesia 2014-15. Namun setelah itu ia berhenti dan tak menangani tim profesional di IBL musim 2016. Ternyata Coach Inal sibuk di kepelatihan tim nasional Indonesia. Saat itu ia melatih tim nasional untuk SEABA Stankovic 2016 di Thailand. Lalu kini ia juga ditunjuk sebagai asisten pelatih tim nasional basket putra Indonesia proyeksi SEA Games 2018 Malaysia. 

Semua penikmat basket tanah air terkejut kala Coach Inal diumumkan secara resmi sebagai kepala pelatih Aspac di akhir tahun 2016, untuk menuju musim 2017. Namun kembalinya coach Inal ke Aspac berhasil memberi warna baru di tim ini. 

Di IBL 2017, produktifitas Aspac naik. Meskipun Aspac harus puas ada di peringkat kedua klasemen Divisi Putih dengan 10 kali menang dan menderita lima kekalahan. Banyak laga-laga ketat yang harus dilalui, seakan mereka belum bisa tampil sempurna. Namun di babak playoff, Aspac menunjukkan keperkasaannya dengan menang mutlak (2-0) atas Pacific Caesar Surabaya.

Kini beranjak ke musim 2020 yang mengalami penundaan. Ternyata sebelum liga ditunda karena situasi pandemi virus Corona. Coach Inal membawa NSH menang 10 kali dari 14 laga. Tepat di bawah Indonesia Patriots, yang merupakan tim pemusatan latihan timnas Indonesia. Jadi bila dihilangkan saat playoff, maka NSH menjadi tim IBL dengan peringkat paling tinggi. Ini prestasi yang luar biasa. (*)