Antonius Ferry Rinaldo Ingin Kembangkan Potensi NSH Jakarta


Dec 29, 2019

Antonius Ferry Rinaldo atau yang akrab disapa Inal, kini resmi menjadi pelatih NSH Jakarta di Indonesian Basketball League (IBL) 2020. Inal berharap bisa mengembangkan potensi tim ini lebih baik lagi.

Dalam dua musim terakhir, NSH dilatih oleh Wahyu Widayat Jati (Cacing). Musim pertama (2017-2018), NSH hanya menang 3 gim dari 17 kali tanding. Memang saat itu, Cacing tidak mengubah roster dari pelatih sebelumnya, Maykel S.D. Ferdinandus. Namun pada musim 2018-2019, Cacing mulai mengubah roster sesuai dengan keinginannya. 

Hasilnya menakjubkan sekaligus mengejutkan IBL Fans. NSH menduduki puncak klasemen Red Division dengan rekor 12-6. Mereka langsung lolos ke semifinal. Sayangnya di babak ini, NSH kalah 1-2 dari Satria Muda Pertamina Jakarta. Setelah itu, Cacing dipanggil untuk mendampingi Rajko Toroman di Pelatnas Basket Indonesia.

NSH akhirnya mendapatkan Inal sebagai pengganti Cacing. Dua pelatih ini memang dikenal sebagai mantan pemain Aspac. Bahkan NSH juga punya paket lengkap, yaitu hadirnya Antonius Joko Endratmo sebagai asisten pelatih.

Menurut Inal, NSH tim yang menarik. Mereka punya potensi untuk menjadi tim papan atas di liga. "Season lalu, NSH tampil mengejutkan banyak pihak, bisa langsung masuk babak final four," katanya.

Tetapi Inal yang baru menangani NSH langsung punya pekerjaan rumah. Tim ini kehilangan beberapa pemain kunci, yaitu Wendha Wijaya, M. Irman, dan Tri Hartanto. Wendha pindah ke Louvre Surabaya, Irman menyatakan diri pensiun, sedangkan Tri kembali ke Pelita Jaya Bakrie. 

NSH pun mencari beberapa pemain baru. Nama-nama pemain Stapac pun masuk ke roster barunya, yaitu Widyanta Putra Teja dan Rizky Effendi. Mereka kini juga diperkuat Jan Misael Panagan yang sebelumnya ada di tim CLS Knights Indonesia, dan Randika Aprilian. 

Soal pemain asing, NSH masih percaya pada DaShaun Wiggins. Pemain yang musim lalu tampil bersama NSH dan sudah sembuh dari cedera. Dua pemain asing lainnya adalah Michael Glover dan Jordan Andrews. "Jadi saya berharap masuknya Widyanta dan Dash Winggins, bisa membawa NSH dengan prestasi yang sama atau lolos playoff," tegasnya.

Inal memang dikenal sebagai pelatih muda yang sarat pengalaman. Ia pernah melatih Garuda Bandung, Pelita Jaya EMP Jakarta, Stapac, dan kini bertugas sebagai pelatih NSH.