8 Tim yang Tersingkir dari Playoffs IBL Tokopedia 2022


Apr 26, 2022

IBL Tokopedia 2022 menampilkan persaingan sengit antara 16 kontestan. Kehadiran pemain asing juga semakin membuat tim-tim lebih seimbang. Meski sempat tertunda karena situasi pandemi yang kembali menyerang, namun liga untuk regular season 2022 akhirnya bisa diselesaikan. Sudah ada 8 kontestan yang akan melaju ke babak Playoffs, namun ada pula 8 tim yang tersingkir. 

Seperti yang kita tahu bahwa, 8 tim yang masuk Playoffs musim ini dihitung dari klasemen akumulasi. Meski ada dalam dua grup yang berbeda, mereka sama-sama melakoni 22 game di regular season. Selain itu, pembagian pertandingan juga sama, yakni bertemu dua kali dengan lawan di grup yang sama, dan sekali bertemu tim yang berada di grup lainnya. 

Mereka yang lolos Playoffs adalah Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Satria Muda Pertamina Jakarta, Prawira Bandung, NSH Mountain Gold Timika, West Bandits Combiphar Solo, Dewa United Surabaya, Amartha Hangtuah Jakarta, dan RANS PIK Basketball. Mereka akan bertanding di Playoffs dengan sistem yang sudah ditentukan oleh liga. 

Disamping mereka yang lolos, ada pula tim-tim yang tersingkir. Mereka terdiri dari Bumi Borneo Basketball Pontianak, Indonesia Patriots, Pacific Caesar Surabaya, Bali United Basketball Club, Tangerang Hawks Basketball, Satya Wacana Salatiga, Evos Thunder Basketball Bogor, dan DNA Bima Perkasa Jogjakarta. Kalau dilihat dari perjalanan mereka, tim-tim yang tidak lolos ini punya cerita yang berbeda-beda. Bukan berarti mereka tim yang buruk, namun musim ini ada kendala yang membuat mereka gagal tampil maksimal. 

Bumi Borneo terbilang tim yang bagus. Dalam 22 game, mereka bisa mengumpulkan 10 kemenangan. Rekor yang bagus untuk sebuah tim baru di tahun pertama mereka berjuang di liga profesional. Bumi Borneo menempati posisi kesembilan. 

Kemudian di posisi 10 dan 11 ada Indonesia Patriots dan Pacific Caesar Surabaya. Keduanya sama-sama mengumpulkan rekor 9-13. Patriots sudah jelas tidak akan lolos Playoffs. Karena mereka hanya ikut saja di liga. Patriots merupakan tim yang dibentuk untuk mewadahi pemain-pemain muda terbaik, guna kepentingan timnas Indonesia. Sementara itu, Pacific terperosok di musim ini karena kurang konsisten saja. Secara kualitas permainan, mereka sudah bagus dengan komposisi pemain yang lebih muda. 

Beranjak ke posisi ke-12, yang kali ini dihuni oleh Bali United Basketball. Mereka hanya mengumpulkan 8 kemenangan dari 22 game. Ini rekor yang buruk, setelah musim lalu Bali United hampir lolos Playoffs. Komposisi tim Bali United justru lebih baik musim ini, namun Dewi Fortuna belum bernaung di pihak mereka. 

Sementara Tangerang Hawks mengisi peringkat ke-13 dengan rekor pertandingan 6-16. Tim baru yang dipimpin head coach Efri Meldi tersebut belum mampu bersaing di papan atas. Di bawahnya ada Satya Wacana Salatiga yang hanya mengoleksi 5 kemenangan dari 22 game. Rekor yang sama dicetak oleh Evos Thunder Basketball Bogor. Meski punya skuad yang cukup mumpuni, namun chemistry mereka belum terbentuk. 

Di posisi terakhir, Bima Perkasa terpuruk musim ini. Mereka hanya menang 3 kali dalam satu musim. Padahal musim lalu, Bima Perkasa masuk Playoffs. Penurunan prestasi ini cukup mengejutkan. Namun perjalanan Bima Perkasa memang tidak mulus di musim 2022. Semoga mereka bisa memperbaiki performa dan bisa bersaing dengan baik musim depan. (*)