IBL Studi Banding ke Filipina


Nov 13, 2019

Demi terus meningkatkan mutu dan kualitas liga bolabasket tertinggi di tanah air, manajemen Indonesian Basketball League bertolak ke Filipina mengamati kompetisi PBA (Phillipine Basketball Association).

"PBA merupakan satu dari kompetisi yang cukup baik dan telah berlangsung sejak lama di antara negara-negara Asia lainnya. Di asia tenggara sendiri, Filipina merupakan negara dimana olahraga bolabasket merupakan olahraga nomor satu sehingga tak salah jika kita dapat memetik belajar dari mereka, " kata Direktur IBL, Junas Miradiarsyah. 

Junas dan rombongan diterima dengan baik oleh Komisioner PBA, Willie Marcial. Willie menyebut ada 12 tim di Liga Filipina. "Kami juga menggelar rutin tiga turnamen basket, yakni Philippines Cup, Commisioner Cup dan Governors Cup," terangnya. Ia pun mengatakan bahwa bolabasket di Indonesia memiliki potensi yang sangat baik, namun perlu didukung oleh seluruh stakeholders yang bisa saling bekerjasama untuk mewujudkannya menjadi industri yang sehat.

Bolabasket sendiri saat ini sudah menjadi industri besar di Filipina. Broadcasting PBA bekerjasama dengan ESPN 5 yang membeli hak penyiaran dengan nilai yang cukup tinggi.

Tim manajemen IBL juga meninjau kandang tim nasional Filipina di Smart Araneta Colisseum yan berkapasitas 16.500 penonton sesuai standar venue basket NBA yang memang menjadi kiblat bolabasket Filipina. “Manajemen kami mendapatkan cukup banyak hal dari program kerjasama ini dan diharapkan dapat membawa hal yang positif untuk kemajuan pengelolaan liga IBL kedepannya”, tambah Junas.