IBL Sosialisasikan Pedoman Kesehatan Saat Latihan dan Pertandingan


Sep 28, 2020

Menghadapi kelanjutan kompetisi IBL Pertamax 2020 bulan Oktober nanti, sangat penting untuk menyatukan persepsi bagaimana menjalani latihan dan kompetisi di masa pandemi Covid 19 ini. Untuk itu manajemen IBL melakukan sosialisasi pedoman kesehatan saat melakukan latihan atau ketika berlaga dalam lanjutan kompetisi nanti.

Sosialisasi pedoman kesehatan tersebut sudah dilakan sejak awal pekan ini lewat daring dan diikuti semua pemain dari setiap klub IBL.Pedoman kesehatan disusun oleh IBL bekerjasama dengan Rumah Sakit Royal progress.

"Pedoman ini disusun bersama dalam rangka mempersiapkan adaptasi kebiasaan baru bagi kegiatan olah raga,  khususnya bola basket dengan memperhatikan ketentuan regulasi baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang terbaru pada saat disusun. Seperti kita ketahui, protokol kesehatan dalam masa persiapan ini sangatlah penting, dimana juga diperlukan komunikasi, koordinasi baik internal maupun ekternal" kata dr. Panudju Djojoprajitno,MARS dari Rumah Sakit Royal progress.

Pedoman ini telah mendapatkan apresiasi dari BNPB. "Komitmen dan kedisiplinan dari semua pihak mulai dari atlet, ofisial, pengurus, penyelenggara hingga penonton menjadi kunci keberhasilan untuk dapat mempersiapkan penyelenggaraan event bola basket," sambungnya. 

Panudju mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menggunakan masker, konsumsi buah dan sayuran serta istirahat yang cukup.

"Semoga pedoman ini bermanfaat dan diimplementasikan demi kemajuan bersama olahraga bola basket," pungkasnya. 

Sosialisasi pedoman dilakukan secara detail mulai bagaimana melakukan persiapan sebelum menjalankan latihan, latihan secara individu, jumlah terbatas sampai saat melakukan latihan besar bersama di lapangan.

“Seperti misalnya, lantai lapangan, fasilitas lainnya harus disemprot disinfektan sampai stresilisasi perlengakapan latihan lainnya,” jelas Junas Miradiarsyah, Direktur Utama IBL  memberikan contoh.

Pedoman tersebut sudah disusun secara detail dan harus dipatuhi oleh seluruh anggota tim mulai dari pelatih, pemain dan ofisial lainnya. “Sampai sesudah selesai latihan pun, kami telah menyusun bagaimana seharusnya dilakukan, seperti segera mengganti pakaian dan pakaian latihan langsung dikumpulkan dalam keranjang bersih,” tambah Junas.

Setiap tim harus membentuk satuan tugas dan menentukan siapa petugas yang bertanggung jawab  (PIC). 

Dalam sosialisasi tersebut, IBL juga menjelaskan tentang pelaksanaan pedoman kesehatan di stadion saat kompetisi dilanjutkan. “Kami sosialisaikam sejak sekarang agar semua peserta IBL paham dan mengerti apa yang akan mereka hadapi dalam penyelenggaraan lanjutan kompetisi nanti,” tegas Junas.

Lanjutan babak play off IBL akan digelar di Mahaka Square Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara, Oktober mendatang.