Dio Tirta Bersyukur Bisa Mencuri Perhatian di Tahun Pertamanya


Oct 22, 2020

Pemain rookie Louvre Surabaya, Dio Tirta Saputra bersyukur namanya masuk dalam daftar pemain yang diseleksi untuk Timnas Elite Muda Indonesia. Penampilan Dio di IBL Pertamax 2020, yang notabene jadi musim profesional pertamanya sudah bisa mencuri perhatian.

Dio memang tetap berlatih bersama tim Louvre meski musim ini sudah dinyatakan berakhir. Kebetulan jarak antara Malang dan Surabaya tidak terlalu jauh. Tim Louvre sendiri mayoritas berisi pemain dari Jawa Timur, jadi mereka tidak terburu-buru pulang ke rumah masing-masing.

Tetapi di saat bersamaan, Dio masuk sebagai pemain yang akan diseleksi untuk Timnas Elite Muda bentukan Badan Tim Nasional (BTN) PP Perbasi. Dio menjadi salah satu dari 57 pemain muda terbaik dari seluruh Indonesia. 

"Senang sekali. Karena semua pemain basket pasti ingin bermain di timnas, dan membawa nama Indonesia," katanya.

Seleksi timnas muda kali ini menurut Dio sedikit berbeda. Sebab, ada 57 pemain yang bakal diseleksi secara bersamaan. Peluang untuk mendapatkan perhatian dari pelatih lebih kecil. Tetapi Dio tetap optimistis dirinya bisa lolos seleksi tersebut.

Dio menambahkan, beberapa pemain yang dipanggil seleksi sudah pernah mewakili timnas kelompok usia. Ini yang membuat persaingan seleksi bakal lebih berat. Tapi Dio punya modal yang tak kalah hebat, karena dia masuk liga profesional Indonesia. 

"Kalau saya lihat, pemain yang dipanggil rata-rata sudah pernah mewakili Indonesia di kelompok usia. Bahkan ada yang sudah pernah itu TC timnas senior. Jadi bagi saya, beri yang terbaik dulu, masalah terpilih atau tidak urusan belakangan," tegas Dio.

Dio adalah salah satu rookie yang menonjol selama reguler season IBL Pertamax 2020. Dari 14 pertandingan yang dimainkan Louvre, Dio diturunkan Coach Andika Supriadi Saputra sebanyak 10 pertandingan. Dia turun selama 10 menit per pertandingan. Catatan rata-rata statistiknya adalah 3,2 PPG dan 1,9 RPG. (*)